Agrowisata 7 Saudara Air Anyir, Bisa Langsung Petik Jambu Kristal

WARTABANGKA, MERAWANG – Bagi masyarakat Kabupaten Bangka yang ingin memetik buah jambu kristal langsung dari pohon, kini dapat langsung berkunjung ke Agrowisata 7 Saudara, Desa Air Anyir, Merawang, Kabupaten Bangka.

Selain jambu kristal, di lahan ini juga tertanam jeruk kalimantan dan jeruk madu. Bupati Bangka Mulkan, ikut merasakan dan memetik langsung buah jambu biji berjenis kristal di lahan itu.

Sembari memanen, dirinya juga mengajak masyarakat untuk memanfatkan pekarangan agar lebih produktif. Mulkan menjelaskan dengan memanfaatkan pekarangan rumah secara maksimal maka dapat menunjang kebutuhan buah atau sayuran bagi keluarga. Bahkan apabila dilakukan dengan serius maka dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

“Hari ini kita panen buah jambu kristal dan ini menjadi contoh bagi masyarakat lainnya. Sehingga kita berharap kedepannya masyarakat yang memiliki lahan meskipun tidak luas untuk dimanfaatkan secara optimal dan maksimal,” ungkap Mulkan, Jumat (15/2).

Selain itu dirinya beranggapan Kabupaten Bangka ini memiliki banyak potensi guna menunjang pendapatan masyarakat. Sehingga dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk merubah mindset dari pertambangan ke arah yang lebih ramah lingkungan.

“Daerah kita ini sebetulnya memiliki potensi yang besar, bahkan dengan melemparkan batang ubi saja sudah bisa tumbuh dan kita petik daunnya. Tinggal bagaimna kita merubah pola pikir masarakat dari ketergantungan pertambangan,” ujar Mulkan.

Untuk komoditi jambu kristal masih memiliki potensi pemasaran yang cukup luas. Bahkan untuk daerah Bangka Belitung belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan masih mengimpor dari luar daerah.

Pemilik sekaligus pengelola agrowisata Desa Air Anyir, Chandra menjelaskan bisnis pertanian masin terbuka luas dan memiliki potensi yang besar. Bahkan hampir seluruh buah yang ada di Bangka Belitung didatangkan dari luar daerah dan menjadi peluang bagi kita semua.

“Untuk jambu kristal sendiri skali panen mencapai satu ton dan dijual hanya di aeral Pangkal Pinang saja. Bahkan itupun belum cukup untuk memenuhi kebutuhan jambu kristal di Bangka Belitung,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Ko Aen ini juga menambahkan, kebunnya telah dikelola sejak tahun 2017 lalu. Agrowisata 7 Saudara berdiri di lahan seluas 50 hektar dengan berbagai tanaman buah.

“Untuk jambu biji jenis kristal, di lahan 1 hektar sekali panen sebanyak 1 ton, untuk penjualan di sekitar Sungailiat dan Pangkalpinang. Sekarang kebutuhan baju biji kristal masih kurang, dijual seharga Rp 20.000 ribu,” jelasnya.

Selain itu ada jeruk jenis Kalimantan dan Madu sebanyak 20 ribu pohon. Setiap kali panen per hari bisa mencapai 5 hingga 10 ton yang dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan jeruk di Bangka Belitung.(*/zen)

loading...

About nath

Check Also

Wakil Bupati Bangka Selatan Terima Bantuan Bidang Lingkungan dari PT Timah

WARTABANGKA, TOBOALI – Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi menerima langsung bantuan PT Timah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *