Air Laut Meluap, Rendam Jalan dan Pemukiman Warga di Bangka Tengah

WARTABANGKA.COM, KOBA – Meluapnya air laut membuat sejumlah lokasi pemukiman warga maupun jalan raya di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) terendam banjir, Rabu pagi (13/1).

Pantauan wartabangka.com, air laut merendam jalan raya perbatasan Kelurahan Arungdalam dan Desa Guntung Kecamatan Koba. Selain itu, pemukiman warga di pesisir Desa Lubuk Besar Kecamatan Lubuk Besar juga terendam banjir.

Banjir dengan ketinggian hingga lutut orang dewasa tersebut menghambat laju kendaraan roda dua, empat dan lain-lain di jalan raya Perbatasan Arung dalam dan Guntung. Begitupun dengan banjir yang merendam rumah warga.

Kades Lubukbesar, Yanto membenarkan bahwa pagi tadi air dengan ketinggian lutut orang dewasa merendam 7 rumah warga di Sungai Tebo dan Lubuk Komplek Desa Lubuk Besar. Akibat rendaman air laut itu, beberapa kebutuhan rumah tangga warga turut terendam.

“Ya, seperti beras ikut terendam air. Beberapa perabotan rumah tangga lainnya yang terendam juga sudah di evakuasi,” kata Yanto.

Yanto mengungkapkan keadaan saat ini air berangsur surut. Pihaknya juga telah melaporkan peristiwa ini ke DinsosPMD Bateng dan Basarnas Bateng.

“Kami juga sudah mengimbau warga agar tetap waspada, karena cuaca sekarang ekstrem,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bateng, Yudi sabara mengaku pihaknya melalui relawan BPBD Bateng telah mendatangi 4 titik lokasi rawan bencana banjir.

Titik tersebut, berada di pesisir pantai Sungai Tebo, Jalan Raya Desa Kulur Ilir Kecamatan Lubuk Besar, Jalan Raya Arungdalam Kecamatan Koba dan pesisir Pantai Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalanbaru.

“Sejauh ini, kami masih menunggu laporan dari desa atau kelurahan lainnya berkaitan bencana banjir selain di empat titik tersebut,” kata Yudi.

Menurutnya, dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini, pihaknya juga mengimbau warga untuk menjauhi titik rawan banjir. Bagi yang biasa berwisata di pinggir pantai agar tidak melaksanakan rutinitas akhir pekan terlebih dahulu, hingga cuaca membaik.

“Imbauan ini untuk keselamatan kita bersama,” ungkapnya. “Banjir di pesisir dan fasilitas umum pinggir pantai terjadi karena air pasang dipagi hari, sementara air hujan tidak bisa mengalir kelautan,” jelasnya seraya mengatakan pihaknya akan standby 24 jam di titik rawan banjir. (RN)

loading...

About nath

Check Also

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemprov Babel Siap Terapkan PISA

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyatakan kesiapannya untuk menerapkan Programmer …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *