Awasi Pelaksanaan Ops Mantab Praja Menumbing, Irwasda Datangi Mapolres Bateng

WARTABANGKA, KOBA – Tim Itwasda Polda Kepulauan Babel mendatangi Mapolres Bangka Tengah (Bateng) untuk memastikan pelaksanaan Operasi Mantab Praja Menumbing Tahun 2020 berjalan lancar. Rombongan dipimpin Irwasda Kombes Pol Drs Achmad Marjaendra

Kapolres Bateng, AKBP Slamet Ady Purnomo didampingi jajarannya saat pertemuan di Aula Rupattama Mapolres Bateng, Senin (28/9) memberikan paparan prihal pelaksanaan operasi Mantab Praja Menumbing tahun 2020 yang telah berjalan di wilayah hukumnya.

“Tadi kita kedatangan Tim Itswasda Polda Kepulauan Babel. Mereka mengawasi semua kegiatan operasi Mantap Praja Menumbing Polres Bateng. Alhamdulillah sudah kita paparkan semua kegiatan yang dilaksanakan,” ungkap AKBP Slamet.

Dia mengatakan kegiatan Operasi Mantab Praja Menumbing tahun 2020 masih berjalan, pihaknya menjalankannya sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP).

“Aturan harus dijalani ataupun ditegakan seperti apa, kita jalani semua itu,” ungkapnya.

Menurutnya, berkaitan dengan administrasi Pilkada Bateng 2020, pihak Polres Bateng juga telah melengkapi dokumen pendukung dalam pelaksanaan Operasi ini.

“Sudah kita lengkapi dokumen yang diperlukan tim Wasops, semoga arahan dan masukan dari tim Wasops Itwasda Polda Kep. Babel mendukung kelancaran berjalannya operasi mantab praja menumbing 2020,” ujarnya.

Dalam sambutannya Irwasda, Kombes Pol Marhaendra mengatakan tujuan kegiatan pengawasan Operasi Mantap Praja Menumbing 2020 Polres Bateng, yakni untuk melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap jalannya segala administrasi yang menurut jadwal akan dilaksanakan 9 Desember 2020, dengan harapan semua terhindar dari penyimpangan.

“Hal penting harus diperhatikan, antara lain. Pertama, pelaksanaan operasi wilayah kemandirian dengan sandi Mantap Praja Menumbing 2020 dalam setiap pengamanan per tahapan harus selalu memperhatikan protokol kesehatan karena situasi pandemi Covid 19 saat ini,” ungkapnya.

Lalu kedua, Memperhatikan susunan manajerial (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian) yang bersifat administrasi, dalam setiap kegiatan didukung dengan administrasi yang mengacu pada aturan yang berlaku.

“Selanjutnya ketiga. Pengelolaan anggaran hibah yang mendukung pelaksanaan operasi, agar lebih diperhatikan sehingga tidak terdapat penyimpangan,” ungkapnya sembari menyebut poin terkahir yakni wasops sebagai konsultan, memberikan masukan dan pembenaran apabila terdapat penyimpangan dalam pengelolaan dalam bidang operasi, sdm, logistik dan anggaran. (*/RN)

loading...

Check Also

Pelaku Pembunuhan Guru Ngaji di Simpangperlang Diserahkan Keluarga ke Polisi

WARTABANGKA.COM, KOBA -MF alias DD, pelaku pembunuhan terhadap Jauhari (41), warga Simpangperlang, Kecamatan Koba, diserahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *