Bangun Jaringan OPD dan Internet Desa, Pemkab Bangka Barat dan PT Icon Plus Jajaki Kerja Sama

WARTABANGKA, MUNTOK– Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggelar audiensi dengan PT Icon Plus di OR I Kantor Bupati Bangka Barat, Selasa (6/7 ). Audiensi ini berkaitan dengan kerja sama pembangunan jaringan OPD dan internet desa.

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming usai audiensi mengatakan, perkembangan zaman ke depan adalah digitalisasi. Bangka Barat juga tidak terlepas dari hal tersebut. Karena itu dibutuhkan jaringan internet yang kuat dan stabil, dan salah satu provider yang sedang dijajaki adalah PT Icon Plus.

“Kami hitung-hitung kemarin dari beberapa titik internet yang ada di Bangka Barat ternyata cukup signifikan, kenapa kita tidak buat satu dengan sistem yang dedicated yang internetnya stabil. Salah satu yang menawarkan diri adalah Icon plus,” ujar Bong Ming Ming.

Salah satu keunggulan PT Icon Plus, karena mereka anak perusahaan PT PLN, maka akan bisa menjangkau daerah terpencil, selama di tempat tersebut terdapat tiang listrik milik PLN. Kata Ming Ming, hal itu tentu lebih gampang dan murah.

“Kita akan melihat tawaran Icon plus seperti apa, nanti (provider) yang lain mungkin juga akan kita undang, kita akan lihat juga tawaran mereka seperti apa. Yang paling efisien, maksimal internetnya itu lah yang akan kita pakai, tidak tertutup satu Icon Plus tapi kita akan buka ruang semuanya,” katanya.

Dikatakan Bong Ming Ming, Pemda ingin menjangkau titik – titik blank spot di Bangka Barat agar bisa memfasilitasi anak – anak yang sekarang ini lebih banyak belajar daring akibat pandemi. Dengan jaringan yang stabil, kegiatan belajar para siswa tidak akan terganggu.

Pembangunan integritas jaringan OPD dan internet desa ini kata Ming Ming telah dimulai di ABT 2021, namun efektifnya akan direalisasikan tahun 2022 mendatang.

Bong Ming Ming menyebut total biaya yang dibutuhkan untuk rencana ini sekitar Rp1 miliar lebih. Harga itu menurut dia sepadan dengan kelebihan – kelebihan yang didapat, diantaranya, selain jaringannya kuat, diskominfo juga ikut bisa mengontrol.

“Dan ternyata sama aja tatkala kita pakai sistem kayak Icon plus ini dedicated namanya, jadi dia tidak turun naik, stabil dia. Sama aja harganya. Kenapa kita tidak buat satu kesatuan semuanya bisa dikontrol, bahkan bisa dikontrol oleh Diskominfo,” pungkasnya. ( IBB/rls )

loading...

Check Also

KKS dan Kearifan Lokal Bangka Terima Bantuan dari Kemensos

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Kelompok Keserasian Sosial dan Kearifan Lokal di Kabupaten Bangka mendapat bantuan dana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *