Bawaslu Bangka Barat Gelar Rapid Test Serentak Bagi Jajaran Pengawas Pilkada

WARTABANGKA, MUNTOK– Bawaslu Kabupaten Bangka Barat melalui Panwaslu Kecamatan melakukan rapid test untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 bagi jajaran pengawas pemilihan di daerah itu selama tahapan Pilkada 2020.

Pelaksanaan rapid test dilakukan di Kantor Bawaslu Bangka Barat dan juga digelar serentak di masing-masing kecamatan, pada Jum’at (27/2).

Adapun jumlah pengawas yang mengikuti Rapid Test sebanyak 553 orang dengan rincian, jajaran Bawaslu Bangka Barat meliputi ketua, anggota dan pegawai sekretariat sebanyak 21 orang.

Sedangkan pelaksanaan rapid test di Panwaslu Kecamatan Mentok diikuti sebanyak 124 orang, Simpangteritip, 84 orang, Jebus, 86 orang, Parittiga, 86 orang, Kelapa, 92 orang dan Kecamatan Tempilang sebanyak 80 orang.

Pelaksanaan rapid tes ini merupakan kerja sama antara Bawaslu Bangka Barat, RSUD Kabupaten serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat. Rapid yang dilakukan ini merupakan bentuk komitmen Bawaslu dalam proses penegakan protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain dilakukan rapid, jajaran Bawaslu juga dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, face shield dan hand sanitizer, serta sarung tangan karet yang dapat digunakan pada saat melakukan pengawasan tahapan kampanye dan pemungutan dan penghitungan suara.

Sementara itu, di Sekretariat Bawaslu dan Panwaslu juga diberlakukan pencegahan Covid-19 melalui 3M, mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Sebelum memasuki kantor, setiap pegawai dan tamu kantor diperiksa suhu tubuhnya dengan menggunakan thermo gun. Jika suhu tubuh mencapai lebih dari 37,3 derajat, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan memasuki kantor.

Untuk memantau pelaksanaan rapid di Kabupaten Bangka Barat, Bawaslu Provinsi melakukan monitoring untuk memastikan pelaksanaan rapid test berjalan dengan lancar.

Monitoring ini merupakan dukungan moril untuk jajaran pengawasan agar siap dan selalu sigap dalam melakukan pengawasan pilkada di masa pandemik. Berdasarkan hasil monitoring seluruh peserta yang dijadwalkan ikut rapid seluruhnya dapat mengikuti kegiatan dengan baik di wilayah masing-masing, dan pelaksanaan rapid tidak ada kendala sama sekali.

Sampai dengan berita ini diturunkan belum ada peserta rapid yang dinyatakan reaktif, sehingga merupakan bentuk kelegaan. Kalaupun ada peserta yang reaktif akan langsung diswab pada saat itu juga, untuk selanjutnya jika positif akan dikarantina pada tempat yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat. (rls)

loading...

About nath

Check Also

KPU Bateng Segera Tetapkan Algafry-Erfian Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

WARTABANGKA, KOBA – Bangka Tengah (Bateng) tidak masuk dalam daftar perkara perselisihan hasil Pemilihan Gubernur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *