Pecandu Narkoba Tak Akan Dihukum, Tapi Asal Mau Melakukan Hal Ini
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Pecandu Narkoba Tak Akan Dihukum, Tapi Asal Mau Melakukan Hal Ini

Pecandu Narkoba Tak Akan Dihukum, Tapi Asal Mau Melakukan Hal Ini
BNNK Bangka Selatan melakukan pertemuan untuk meminimalisir penggunaan narkoba di Bangka Selatan, Sabtu (9/3/2019). (*)

 

WARTABANGKA.COM, TOBOALI, -  Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan (Basel) melakukan pertemuan dengan Kapolsek Toboali, Iptu. Yandrie. C. Akip di ruang kerja Kapolsek Toboali, Sabtu (9/3).

Polsek Toboali dan BNNK Basel saling bersinergi guna meminimalisir pengguna narkoba di wilayah hukum (wilkum) Polsek Toboali.

Iptu. Yandrie mengatakan, tujuan pertemuan saling koordinasi terkait banyaknya pengguna barang haram di kecamatan Toboali, dan akan dilakukan rehabilitas bagi pengguna narkoba tersebut.

"Polsek Toboali melakukan pertemuan dengan BNNK Basel di Polsek Toboali untuk koordinasi dan sosialisasi kepada pengguna narkoba untk bisa di rehab," kata Yandrie.

Langkah awal kedua institusi itu tutur Yandrie yakni dengan patroli dan sosialisai pentingnya rehab bagi pengguna ataupun pecandu narkoba di wilkum Toboali.

"Kita akan melaksanakan patroli bersama dan menyampaikan pentingnya rehab kepada pemakai," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, pemakai atau pengguna akan dibina sebaik mungkin selama mengikuti rehab dan tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

"Yang hendak mengikuti rehab secara sukarela tidak di pungut bayaran dan tidak dilakukan proses hukum bagi pengguna yang mau di rehab," tukasnya. (*/TRA)

penulis: TRA

Komentar Via Facebook