PLN Akan Beli Sampah, Harga Listrik di Babel Dijamin Lebih Murah
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

PLN Akan Beli Sampah, Harga Listrik di Babel Dijamin Lebih Murah

PLN Akan Beli Sampah, Harga Listrik di Babel Dijamin Lebih Murah
Kabid Pemeliharaan Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sampah, dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Babel, Mega Oktarian. (LUR)

 

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG ---- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel), bekerjasama dengan PT. PLN Unit Induk Wilayah Babel, akan menjadikan sampah sebagai sumber listrik.

Kerjasama ini, akan segera ditandatangani pekan depan oleh Gubernur dan GM PT. PLN Babel.

Kabid Pemeliharaan Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sampah, dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Babel, Mega Oktarian menyebutkan, draf kerjasama sudah selesai, tinggal penandatanganan nota kesepahaman, pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

"Sasaran PLN maunya di kelompok masyarakat, misalnya RT RW yang ngelola sampah, PLN ada  memprogramkan di tempat olah sampah setempat (tost), proses pembuatan energi penyemisasi bio aktivator, dalam sepuluh hari nanti sampah sudah masak dan menjadi pelet," katanya, belum lama ini.

Pelet inilah, yang merupakan sumber listrik, dan dibutuhkan sampah yang cukup banyak untuk dijadikan listrik ini.

"Pelet ini, nanti dipanaskan hasilnya akan menghasilkan gas, itu yang menggerakkan pembangkit Listrik," imbuhnya.

Sampah yang bisa diproses ini, bisa sampah plastik, organik dan anorganik lainnya, yang akan diproses. Dimana akan terjadi penyusutan yang cukup banyak dari sampah.

"Penyusutan 1/3, misalnya bahan 30 kg sampah diproses jadinya 10 kg pelet," tandasnya.

Berapapun banyaknya yang dihasilkan, PLN akan siap membeli pelet ini. Dan Ia berharap, dengan sumbangan pelet dari sampah ini, sumber listrik menjadi lebih murah.

"Jangan  setelah ada sumber alternatif, listrik enggak murah," tambah Mega

Kerjasama ini, merupakan tindaklanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35/2018, tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah.(*/LUR)

penulis: LUR

Komentar Via Facebook