Daerah di Bangka Selatan Ini Susah Cari Signal, Paling Bagusnya Cuma Edge
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Daerah di Bangka Selatan Ini Susah Cari Signal, Paling Bagusnya Cuma Edge

Daerah di Bangka Selatan Ini Susah Cari Signal, Paling Bagusnya Cuma Edge
Ilustrasi

 

WARTABANGKA.COM, TOBOALI, - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kabupaten Bangka Selatan (Basel), Ansori mengatakan saat ini masyarakat Basel belum semuanya dapat mengakses jaringan baik jaringan telfon seluler maupun data/internet dan di kecamatan Toboali saja  masih banyak blank spot area.

"Masih cukup banyak  blank spot, untuk Toboali saja seperti di Desa Rindik dan Kepoh belum bagus, dan jalur dua menuju Pemkab saja  masih ada blank spot," ungkap Ansori, Jumat (8/3).

Menurut dia, daerah seperti kecamatan dan desa di kabupaten Basel,  juga masih banyak area yang belum tercover jaringan, baik jaringan yang belum maksimal maupun blank spot area.

"Untuk di kecamatan Pulau besar khususnya di desa Suka Jaya dan Sumber Jaya Permai, dan kecamatan Payung juga belum bagus seperti desa Sengir masih jaringan E belum Four G (4G). Apalagi di kecamatan Lepar Pongok dan kecamatan Kepulauan Pongok," tukasnya.

Untuk itu, lanjut dia Dinas Kominfo akan melakukan rapat koordinasi dengan penyedia layanan telekomunikasi atau provider, agar permasalahan jaringan dapat segera teratasi.

"Kita coba mengajukan surat ke provider agar dapat segera menjangkau daerah daerah di Basel yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi, upaya tersebut guna menjadikan basel menjadi zero blank spot, Agar smart governance dapat terlaksana, dan mohon dukungan semua stake holder," tukasnya. (*/tra)

penulis: TRA

Komentar Via Facebook