PTPS dan Saksi Peserta Pemilu Jadi Fokus Bimtek Bawaslu Babel
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

PTPS dan Saksi Peserta Pemilu Jadi Fokus Bimtek Bawaslu Babel

PTPS dan Saksi Peserta Pemilu Jadi Fokus Bimtek Bawaslu Babel
Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Bimbingan Teknis kepada Bawaslu Kabupaten/Kota dan Panwascam se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Hotel Novotel, Rabu (13/3). dok. Bawaslu Babel

WARTABANGKA.COM, PANGKALANBARU - Guna meningkatkan kemampuan fasilitator dalam memberikan pelatihan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan saksi peserta pemilu, Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Bimbingan Teknis kepada Bawaslu Kabupaten/Kota dan Panwascam se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ini merupakan langkah persiapan stakeholder Pengawas Pemilu guna antisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi jelang pelaksanaan Pemilu 2019.

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ari Susanto mengatakan, saksi bisa menjadi salah satu titik rawan terjadinya pelanggaran pemilu 2019.

"Yang perlu kita antisipasi pada saat bimtek saksi peserta pemilu, dari data yg kami terima total saksi ada sekitar 10.000, kita harus benar-benar mengantisipasi pada saat membimtek saksi parpol, hal ini cukup menjadi rawan jika kita tidak bisa memonitoring bersama. Jika kita tidak bisa fokus ke situ nanti akan berpengaruh dalam hal temuan," katanya sat menyampaian sambutan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Irawan mengatakan, PTPS merupakan ujung tombak dari Pengawas Pemilu.

“Ini adalah kegiatan yang sangat penting kita lakukan, tidak ada istilah main-main, ptps kita ini ujung tombak pelaksanaan pada hari H di TPS nanti, jika pada hari H Pengawas TPS kita gagal dalam melaksanakan tugasnya, maka skenario yg kita susun bersama ini tidak ada artinya," ucap edi.

Rencananya pada tanggal 25 maret mendatang seluruh Pengawas TPS yang telah direkrut akan di berikan Bimbingan Teknis oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota dan Panwascam se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sehingga pemahaman saat hari pemungutan suara dapat maksimal dan menjadi hasil kerja kolektif dari Bawaslu Provinsi Bangka Belitung. (*/rls)

penulis:

Komentar Via Facebook