Pengiriman Surat Suara Untuk Negeri Laskar Pelangi Tertunda, Ketua KPU Bilang Begini
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Pengiriman Surat Suara Untuk Negeri Laskar Pelangi Tertunda, Ketua KPU Bilang Begini

Pengiriman Surat Suara Untuk Negeri Laskar Pelangi Tertunda, Ketua KPU Bilang Begini
Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Davitri. WARTABANGKA.COM/EDI

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Sebanyak dua kontainer surat suara Pemilu 2019 untuk dua kabupaten di Pulau Belitung mengalami penundaan keberangkatan dari jadwal sebelumnya.

Pulau Belitung yang dijuluki Negeri Laskar Pelangi itu, terbagi atas dua kabupaten yakni Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Davitri mengatakan, informasi tersebut didapatkan melalui surat pada Kamis (21/3) malam dari PT Megatrans Perkasa yang ditunjuk oleh KPU RI, sebagai penyedia dan ekspedisi pengiriman surat suara.

Lebih lanjut ia membacakan isi surat dari PT Megatrans Perkasa tersebut.

"Dengan ini kami informasikan bahwa muatan barang KPU sejumlah dua kontainer di Kapal KM. Santika Persada ini mengalami penundaan keberangkatan yang dijadwalkan pada tanggal 21 Maret 2019 sampai waktu yang tidak ditentukan. Dikarenakan kapal akan mengurus sertifikat nasional dana jaminan ganti rugi pencemaran minyak bahan bakar, kami akan menginfokan kabar terbaru atas kejadian ini," kata Davitri kepada wartabangka.com, di Kantor Gubernur Babel, Jumat (22/3).

Dijelaskannya, setelah mendapatkan informasi tersebut, dirinya langsung melaporkan ke KPU RI dan melayangkan surat ke Otoritas Pelabuhan serta TNI AL Sunda Kelapa agar dapat dikoordinasikan.

Berdasarkan informasi terakhir yang didapatnya dari pihak ekspedisi, bahwa dua kontainer surat suara tersebut dipastikan akan berangkat hari ini, Jumat (22/3).

Namun dirinya masih menunggu kepastian waktu dan jam keberangkatannya.

"Hari ini tadi sudah dapat informasi dari ekspedisi  PT Megatrans Perkasa sudah menginfokan kepada kami, dipastikan akan berangkat, cuma kita lagi menunggu waktu dan jam keberangkatan," pungkasnya. (*/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook