Genjot PAD, Pemprov Bangka Belitung Bakal Naikkan Tarif Air Permukaan
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Genjot PAD, Pemprov Bangka Belitung Bakal Naikkan Tarif Air Permukaan

Genjot PAD, Pemprov Bangka Belitung Bakal Naikkan Tarif Air Permukaan
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Pemprov Babel, Ferry Aprianto. (wartabangka.com)

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya dengan menyesuaikan tarif pajak air permukaan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Pemprov Babel Ferry Aprianto mengatakan, saat ini tarif yang digunakan masih tarif lama tahun 2011, sehingga dipandang perlu untuk ditinjau kembali.

"Sudah selayaknya kita tinjau, perlu kita sesuaikan dan mempertimbangkan untuk dinaikkan. Kemarin sudah diputuskan ada rumusan baru dalam perhitungan kenaikan tarif ini," kata Ferry kepada wartabangka.com, di ruang kerjanya, Jumat (29/3).

Ia menyebutkan, jika berdasarkan Pergub tahun 2011 lalu, tarif yang dikenakan kepada perusahaan yang memanfaatkan air permukaan sebesar Rp2.500 per meter kubik dan akan dinaikkan sekitar Rp1.000 per meter kubik.

"Kenaikan itu kisaran 1.000 per meter kubik. Dari 2.500 menjadi 3.500, akan kita buatkan peraturannya," imbuhnya.

Ia melihat, potensi pajak air permukaan ini cukup banyak, mengingat banyaknya perusahaan di Babel yang memanfaatkan air permukaan dalam kegiatan industri dan usaha,

Seperti perkebunan, pertambangan, kelautan perikanan dan lainnya.

"Kita berharap, dengan tarif yang baru nantinya, dapat mengoptimalkan pendapatan daerah dan menambah pendapatan kita," pungkasnya. (*/LUR)

penulis: LUR

Komentar Via Facebook