Segini Uang yang Diterima Pemprov Dari Pajak Air Permukaan Tahun 2018
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Segini Uang yang Diterima Pemprov Dari Pajak Air Permukaan Tahun 2018

Segini Uang yang Diterima Pemprov Dari Pajak Air Permukaan Tahun 2018
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Babel, Ferry Aprianto. (wartabangka.com)

WARTABANGKA. COM, PANGKALPINANG - Sepanjang Tahun 2018, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) menerima pajak air permukaan sebesar Rp10.091.504.017.

Pajak air permukaan ini, dipungut kepada perusahaan yang memanfaatkan air permukaan untuk kepentingan industri.

"Target kita 2018 sebesar 6.307.550.000 dengan realisasi 10.091.504.017, over target 59,99 persen," ujar Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Babel Ferry Aprianto, saat ditemui di kantornya, Jumat (29/3).

Lantaran besarnya realisasi tahun 2018 ini, Pemprov kemudian menaikkan target pencapaian pajak air permukaan pada tahun 2019, menjadi Rp8.257.911.300.

"Hingga Februari 2019, sudah terealisasi 23,79 persen, atau sebesar 1.964.185.383," imbuhnya.

Baca juga: Genjot PAD, Pemprov Bangka Belitung Bakal Naikkan Tarif Air Permukaan

Pajak air permukaan ini, paling banyak di Kabupaten Bangka, Belitung dan Beltim. Dengan jumlah perusahaan yang lebih banyak ketimbang kabupaten lainnya.

"Pajak air permukaan ini paling banyak di gunakan oleh perusahaan pertambangan, kemudian menyusul perkebunan, kelautan dan perikanan," tandasnya.

Pajak air permukaan ini, dipungut dengan tarif yang ditetapkan oleh pemerintah dan di Pemprov Babel, sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pajak air permukaan tahun 2011. (*/LUR)

penulis: LUR

Komentar Via Facebook