Angka Lakalantas Triwulan I 2019 Turun Signifikan Dibanding Triwulan I 2018
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Angka Lakalantas Triwulan I 2019 Turun Signifikan Dibanding Triwulan I 2018

Angka Lakalantas Triwulan I 2019 Turun Signifikan Dibanding Triwulan I 2018
Kabid Humas Polda Babel, AKBP Maladi didampingi Kasubdit Gakkum Direktorat Lalulintas Polda Babel, AKBP Hadi Purwanto dan Kasubdit Penmas, AKP Febi menggelar konperensi pers, di Mapolda Babel, Jumat (29/3). Maladi menerangkan, angka Lakalantas di wilayah hukum Polda Babel pada Triwulan I 2019 telah terjadi penurunan yang cukup signifikan, dibanding dengan bulan yang sama pada 2018 silam. WARTABANGKA.COM/IFUNG

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polda Bangka Belitung (Babel) pada Triwulan I 2019 telah terjadi penurunan yang cukup signifikan, dibanding dengan bulan yang sama pada 2018 silam.

"Kasus lakalantas ini cukup tinggi terjadi dikalangan anak-anak milennial antara usia 17 tahun hingga 30 tahun dan usia 31 tahun hingga 40 tahun. Untuk triwulan pertama ini penurunan lakalantas di kalangan milennial cukup signifikan," terang Kabid Humas Polda Babel, AKBP Maladi didampingi Kasubdit Gakkum Direktorat Lalulintas Polda Babel, AKBP Hadi Purwanto dan Kasubdit Penmas, AKP Febi, pada konperensi pers di Mapolda Babel, Jumat (29/3).

Menurut Maladi penurunan Lakalantas ini tidak terlepas dari kegiatan dari Direktorat Lalulintas Polda Babel dalam memberikan pendidikan berlalulintas kepada masyarakat sejak usia dini dari jenjang pendidikan TK hingga jenjang perguruan tinggi.

"Salah satu kegiatan yang kita lakukan yaitu, Milennial Road Safety Festival ternyata kegiatan ini cukup memberi pengaruh yang signifikan terhadap kesadaran masyarakat dalam berlalulintas terutama untuk anak-anak kaum millenial," kata Maladi.

Lebih lanjut Maladi menerangkan, untuk Triwulan I 2018 terjadi 58 kasus lakalantas, dari jumlah tersebut terdapat 49 orang menjadi korban meninggal dunia, sementara di Triwulan I 2019 terjadi 44 kasus lakalantas terdapat 23 orang korban meninggal dunia, 11 luka berat dan 5 orang luka ringan.

"Lakalantas ini banyak melibatkan kendaraan roda dua dan disebabkan human error, melanggar rambu lalulintas, ngebut dan membawa beban yang berlebihan sehingga kendaraan sulit dikendalikan dan terjadilah lakalantas," ungkap Maladi.

Sementara, berdasarkan data lakalantas hingga Februari 2019 di Polres Pangkalpinang terdapat 1 kasus, Polres Bangka ada 13 kasus, Polrea Babar ada 8 kasus, Polrea Bateng terdapat 11 kasus, Basel ada 3 kasus, Polres Belitung ada 4 kasus dan Polres Beltim ada 4 kasus.

Untuk tilang di Triwulan I 2019 terdapat 2.621 kasus dan teguran sebanyak 105 kasus, sedangkan di 2018 Triwulan I untuk tilang sebanyak 6.442 kasus, teguran sebanyak 3.700 kasus.

" 2019 ini kita sudah menggunakan E-Tilang, pelanggar diberikan belangko biru dan membayar denda ke bank melalui ATM. Kita mengimbau kepada masyarakat untuk patuh berlalulintas gunakan helm, sabuk keselamatan paculah kendaraan sesuai dengan situasi dan kondis," pungkasnya. (*)

penulis: Ifung

Komentar Via Facebook