Sungguh Tega, Pria Asal Bekasi Ini Tega Cabuli Keponakan Sendiri 
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Sungguh Tega, Pria Asal Bekasi Ini Tega Cabuli Keponakan Sendiri 

Sungguh Tega, Pria Asal Bekasi Ini Tega Cabuli Keponakan Sendiri 
Tersangka SPT dibawa ke Mapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel). SPT, pria paruh baya yang tega mencabuli keponakannya sendiri. WARTABANGKA.COM/EDI

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Seorang pria paruh baya inisial SPT (55) asal Bekasi, tega mencabuli keponakannya sendiri sebut saja Bunga (8). Peristiwa ini terungkap saat konferensi pers di Kantor Bidang Humas Polda Babel, Senin sore (7/4). 

Kabid Humas Polda Babel, Maladi menceritakan kejadian bermula ketika orangtua angkat korban menyerahkan hak asuh kepada tersangka yang berada di Bekasi dan kemudian tersangka melakukan aksi bejatnya mencabuli korban.

"Korban ini sebelumnya mempunyai orangtua angkat, karena  tersangka ini sering mendatangi rumah orangtua angkat akhirnya diserahkan kepada tersangka. Namun, tersangka ini malah mencabuli korban. Kejadiannya pada bulan April 2018," kata Maladi. 

Setelah puas melakukan aksi bejatnya, dijelaskan Maladi, tersangka menyerahkan korban untuk tinggal bersama YC, warga Bangka.

Kemudian setelah tinggal bersama YC, korban menceritakan segala perbuatan yang telah dilakukan tersangka.

"Peristiwa itu disampaikan korban pada saat tersangka menawarkan si Bunga ini ke saudara YC di Bangka untuk diurus. Pada saat si Bunga ini ada di YC pada saat diurus, korban bilang tersangka jahat karena ini telah melakukan tindakan asusila," ungkap Maladi.

Untuk memuaskan nafsu birahinya, dijeskan Maladi, modus yang dilakukan oleh tersangka dengan cara membujuk korbannya.

"Membujuk sehingga terjadilah perbuatan asusila terhadap anak itu," jelas Maladi.

Menurut keterangan dari korban, disampaikan Maladi, tersangka telah melakukan perbuatan bejatnya sebanyak 16 kali. Namun, tersangka menyangkal dan mengaku perbuatan tersebut telah dilakukannya sebanyak dua kali. 

"Menurut korban itu sebanyak 16 kali, tapi tersangka mengakui dua kali," ujar Maladi.

"Tetapi dari hasil visum sudah diketahui bahwa memang Bunga ini terdapat luka robek sampai ke dasar pada alat vitalnya akibat dari benda tumpul," sambungnya. 

Lebih jauh dia mengatakan, perkara pencabulan tersebut kemungkinan akan dilimpahkan ke Polres Bekasi. Pasalnya Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di daerah Bekasi. 

"Peristiwa ini terjadi di Bekasi namun sementara ini tersangka atas dasar laporan Ibu YC ini ada di Bangka maka diamankan di Bangka. Jadi penanganan pertama ini ditangani oleh Dit Reskrimum Polda Babel dan kemungkinan nanti akan dilimpahkan ke Polres Bekasi karena mengingat TKP nya itu ada di Bekasi, saksi orang tuanya juga ada disana," terangnya. (*/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook