Mati Listrik di Masa Tenang, Bawaslu Babel Tetap Fokus pada Pengawasan 
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Mati Listrik di Masa Tenang, Bawaslu Babel Tetap Fokus pada Pengawasan 

Mati Listrik di Masa Tenang, Bawaslu Babel Tetap Fokus pada Pengawasan 
Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan. WARTABANGKA.COM/BAYU

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - PLN Bangka Belitung (Babel) melakukan pemadaman listrik saat masa tenang Pemilu di wilayah Pangkalpinang dan sekitarnya, Senin (15/4) malam.

Pemadaman ini menjadi isu dan pembicaraan di media sosial hingga ke obrolan grup WhatsApp (WA). 

Ketua Bawaslu Provinsi Babel Edi Irawan ketika dikonfirmasi wartabangka.com mengatakan, pemadaman dan persoalan listrik bukan merupakan kewenangan pihaknya. 

"Kita tidak punya kewenangan dan diluar tugas dan fungsi kita. Tapi dengan keadaan seperti ini adanya pemadaman listrik, tugas kami memastikan tidak adanya dugaan money politic di masa tenang. Kegiatan pengawasan yang kita lakukan di masa tenang ini masif di kabupaten dan kota. Karena kami ingin memastikan masa tenang itu benar-benar tenang," kata Edi.

Dia menyampaikan, untuk memastikan masa tenang dapat berjalan dengan baik, pihaknya melalui patroli pengawasan terus melakukan pengawasan melekat. 

"Kita memastikan tidak ada kegiatan kampanye dan perbuatan money politic oleh okunum partai maupun caleg tertentu," tuturnya.

Pengawasan yang dilakukan lanjut dia, juga dilakukan di gudang logistik KPU yang menampung surat suara Pemilu 2019. 

Baca juga: Listrik Padam Dimasa Tenang, Ini Kata Ketua KPU Bangka Belitung

"Saya baru pulang dari melakukan pengawasan di gudang logistik KPU di Bangka Selatan. Tadi juga disana listrik mati, tapi pengawasan terus dilakukan. Begitu juga pengamanan dari pihak kepolisian ketat dan pengamanan terus dilakukan sebelum bergeser dari gudang logistik," kata Edi. (*)

penulis:

Komentar Via Facebook