Khawatir Disalahgunakan, KPU Babar Bakar 3131 Lembar Surat Suara
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Khawatir Disalahgunakan, KPU Babar Bakar 3131 Lembar Surat Suara

Khawatir Disalahgunakan, KPU Babar Bakar 3131 Lembar Surat Suara
Bupati Bangka Barat, Markus memusnahkan surat suara rusak dan surat suara lebih pemilu 2019 yang tak terpakai di halaman KPU Bangka Barat, Selasa (16/4/2019). Foto: wartabangka.com

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – KPU Kabupaten Bangka Barat memusnahkan 3113 lembar surat suara pemilu yang rusak dan surat suara yang lebih di lapangan parkir KPU, Selasa (16/4).

Surat suara tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. Hadir dalam pemusnahan surat suara Bupati Bangka Barat, Markus, Kapolres Bangka Barat, Dandim 0431 Babar, dan Ketua Bawaslu Babar.

“Surat suara yang dimusnahkan ini surat suara pilpres, DPR RI, DPD, DPRD provinsi, Kabupaten. Dimusnahkan karena ada yang rusak dan ada juga yang kelebihan.” ujar Pardi

Surat suara yang dimusnahkan terdiri dari surat suara pilpres rusak sebanyak 126 lembar dan kelebihan ada 668 lembar.Kemudian surat suara DPR RI yang rusak sebanyak 252 lembar dan yang kelebihan sebanyak 705 lembar.

Untuk surat suara DPD RI yang rusak sebanyak 142 lembar dan kelebihan 142 lembar. Surat suara DPRD Propinsi yang rusak sebanyak 150 lembar dan 272 kelebihan. Untuk DPRD Kabupaten Dapil 1 yang rusak sebanyak 344 lembar dan kelebihan sebanyak 134 lembar.

Sedangkan untuk Dapil 2 kerusakannya sebanyak 67 lembar, Dapil 3 sebanyak 129 lembar. Untuk surat suara lebih di Dapil 2 dan Dapil 3 tidak ada.Total surat suara yang dimusnahkan sebanyak 3.131 lembar.

 “Jenis kerusakan surat suara yang paling banyak adalah tinta yang tidak merata jadi banyak bintik - bintik yang menyebabkan kerusakan surat suara, selebihnya sobek,” ujar Pardi.

Dia menambahkan pemusnahan surat suara ini dilakukan, baik surat suara rusak maupun surat suara yang lebih agar tidak disalahgunakan. (*/SENDI)

penulis: SENDI

Komentar Via Facebook