TPS Di Lapas Tuatunu dan Narkotika Ditambah, Ini Penjelasan KPU Pangkalpinang
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

TPS Di Lapas Tuatunu dan Narkotika Ditambah, Ini Penjelasan KPU Pangkalpinang

TPS Di Lapas Tuatunu dan Narkotika Ditambah, Ini Penjelasan KPU Pangkalpinang
Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Yusmayadi. WARTABANGKA.COM/BAYU

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang Yusmayadi mengatakan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuatunu dan Lapas Narkotika telah dilakukan penambahan masing-masing satu TPS.

"Masing-masing satu TPS, tapi khusus untuk pemilih tambahan. Jadi untuk di narkotika ada dua TPS, yakni, satu TPS berbasis DPT, satu TPS berbasis Daftar Pemilih Tambahan  (DPTb). Begitu juga dengan TPS di Tuatunu," kata Yusmayadi kepada wartabangka.com, tadi malam.

Penambahan TPS tersebut, dijelaskan dia, dikarenakan jumlah warga binaan yang masuk ke lapas terus bertambah, khususnya di lapas narkotika.

"Sehingga KPU Kota Pangkalpinang harus melakukan pemetaan, pendataan untuk menambahkan TPS," ujarnya.

Dia mengungkapkan, jumlah warga binaan di lapas narkotika yang masuk dalam DPTb sebanyak 335 pemilih, dan DPT-nya ada 284 pemilih.

"Sehingga jumlah yang harus kita layani pada pencoblosan nanti, berjumlah diluar DPT itu 335 narapidana di lapas narkotika yang sudah ditetapkan menjadi DPTb, untuk DPT nya berjumlah 284," tukasnya. (*/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook