Dian Rasyid Pastikan Demokrat Raih Pimpinan DPRD Kota Pangkalpinang
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Dian Rasyid Pastikan Demokrat Raih Pimpinan DPRD Kota Pangkalpinang

Dian Rasyid Pastikan Demokrat Raih Pimpinan DPRD Kota Pangkalpinang
Ketua DPC Demokrat Kota Pangkalpinang, Rosdiansyah Rasyid. WARTABANGKA.COM/BAYU

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Tahapan penghitungan suara baik di tingkat KPU Kota maupun KPU Provinsi telah usai dilaksanakan pada Pemilu 2019. Untuk itu, sudah didapati sejumlah nama yang akan mengisi kursi di gedung wakil rakyat, baik daerah Kota/Kabupaten maupun Provinsi. 

Sejumlah nama baru berhasil menggeser incumben dari kursi wakil rakyat tersebut. Bahkan kursi pimpinan di DPRD Kota Pangkalpinang juga bergeser, dari sebelumnya diduduki oleh Gerindra, PPP dan PDIP.

Demokrat mengunci satu kursi pimpinan setelah menggeser PPP, dengan perolehan suara terbanyak kedua di Kota Pangkalpinang, disusul Gerindra dan juga terbanyak pertama yang diraih PDIP.

Ketua DPC Demokrat Pangkalpinang, Rosdiansyah Rasyid memastikan satu kursi pimpinan tersebut setelah rapat pleno penghitungan suara KPU Kota Pangkalpinang usai terlaksana.

“Untuk penempatan posisi pimpinan ini merupakan kewenangan dari struktur partai. Sesuai aturan internal untuk Ketua Partai otomatis sebagai pimpinan DPRD,” tegas Dian Rasyid kepada wartabangka.com, Minggu (12/5).

Lain halnya jika Ketua partai gagal lolos mendapati satu kursi di DPRD, maka harus dilakukan tes peserta pengurus partai yang lolos menjadi anggota legislatif.

Selain itu juga, masih ada struktur lain yang lebih berhak yakni Sekretaris atau Bendahara Partai sebelum kursi pimpinan jatuh ke struktur lain.

“Mekanisme partai jelas yang berhak pimpinan DPRD Ketua, Sekretarias atau Bendahara. Kecuali jika ada kebijakan lain demi kepentingan masyarakat dan partai,”tegasnya.

Untuk itu, kata Dian Rasyid peraih suara terbanyak tak otomatis menjadi pimpinan DRRD karena masing-masing parpol punya mekanismenya sendiri mengajukan wakilnya.

Dian Rasyid disebut-sebut yang masuk bursa pimpinan DPRD Kota Pangkalpinang jelas tak ingin berbangga. Dia mengaku tak mau mendahului karena posisi strategis itu merupakan keputusan internal partai yang akan dibahas nanti.

“Yang jelas, saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Pangkalpinang karena telah mempercayakan partai yang saya ketuai. Untuk kursi pimpinan kita serahkan mekanisme ke partai,” tukasnya. (*)

penulis:

Komentar Via Facebook