Kronologis Lengkap Penangkapan 7 Kg Sabu dan 5000 Butir Ekstasi di Pelabuhan Muntok
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Kronologis Lengkap Penangkapan 7 Kg Sabu dan 5000 Butir Ekstasi di Pelabuhan Muntok

Kronologis Lengkap Penangkapan 7 Kg Sabu dan 5000 Butir Ekstasi di Pelabuhan Muntok
BNN dan Kepolisian menangkap pelaku pembawa sabu di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok. Foto: IST

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Aparat gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi dari Pelabuhan Tanjung Kalian, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Kepala, PT ASDP, Indonesia Ferry, Wilayah Tanjung Kalian, Rudi B. Hanafiah membenarkan adanya penangkapan penumpang yang membawa narkoba di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok.

“Ada memang beberapa pelaku yang ditangkap oleh BNN dan Polisi. Pegawai kita juga diminta untuk menyaksikan penangkapan narkoba tersebut,” kata Rudi B. Hanafiah, ditemui wartabangka.com, Senin (13/5/2019).

Manajer Usaha PT. ASDP, Wilayah Tanjung Kalian, Adolf Dwidahana mengatakan dia turut menyaksikan penangkapan tersebut. Penangkan dilakukan tidak hanya sekali, tetapi dilakukan 2 kali dalam waktu yang berbeda.

Adolf menjelaskan pada penangkapan pertama dilakukan oleh BNN dan Polisi di sekitar terminal penumpang Tanjung Kalian.

Penangkapan pertama dilakukan Jumat (10/5/2019) sore. Seorang penumpang disergap oleh aparat gabungan di sekitar terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Kalian.

“Waktunya Jumat sore. Yang ditangkap ini penumpang pejalan kaki di terminal. Pelakunya menumpang KM Dharma Kartika, dari Pelabuhan Tanjung Siapi-api,” kata Adolf.

Tak mau menjadi pusat perhatian, Adolf meminta tim gabungan untuk membawa ke areal ruang tunggu Pelabuhan.

Kemudian saat dilakukan pemeriksaan ditemukan sebuah bungkusan kado. Didalamnya ternyata benda mirip sabu-sabu.

“Saya lihat juga waktu itu. Bungkusannya sangat rapi, kayak bungkusan kado. Jumlah sabu-sabunya sekitar 1 kg,” kata Adolf.

Usai menangkap pembawa sabu 1 kg pada Jumat (10/5/2019),  kemudian Minggu (12/5/2019) tim gabungan juga kata Adolf kembali menangkap pembawa narkoba.

Penangkapan kedua ini dilakukan di dalam KM Adi Swadarma III. Pelaku yang ditangkap kata Adolf sebanyak 3 orang yang menggunakan mobil.

“Penangkapan kedua itu Minggu, sekitar jam 11 malam. Pelakunya tiga orang menggunakan mobil sedan Honda. Penangkapannya langsung didalam kapal,” kata Adolf.

Lanjut Adolf untuk penangkapan yang kedua ini jumlah narkoba yang diamankan juga cukup banyak. Totalnya sekitar 6 kg dan 5.000 butir ekstasi.

“Penangkapan yang kedua itu cukup banyak jumlahnya. Ada beberapa bungkus, yang totalnya diperkirakan sekitar 6 kg dan 5.000 butir ekstasi,” ujar Adolf.

Namun sayang, Adolf sendiri tidak mengetahui identitas para pelaku pembawa narkoba tersebut. Baik satu pelaku yang ditangkap pertama kali, maupun tiga orang pelaku pada saat penangkapan yang kedua.

“Tidak tahu saya identitas pelaku-pelakunya. Mereka kemudian dibawa oleh tim gabungan. Mungkin ke BNN atau mungkin juga ke Polda Babel,” ujar Adolf. (*)

penulis:

Komentar Via Facebook