Erzaldi Wajibkan Pejabat Pemprov Babel Kantongi Sertifikat Pengadaan Barang dan Jasa
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Erzaldi Wajibkan Pejabat Pemprov Babel Kantongi Sertifikat Pengadaan Barang dan Jasa

Erzaldi Wajibkan Pejabat Pemprov Babel Kantongi Sertifikat Pengadaan Barang dan Jasa
Gubernur Babel, Erzaldi menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada ASN di kediaman dinas gubernur, Mahligai Serumpun Sebalai, Selasa (14/5). (IST)

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki jabatan tertentu namun tidak memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa (PBJ) siap-siap untuk tereliminasi. 

Hal ini ditegaskan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman disela-sela penyerahan SK kenaikan pangkat kepada 818 pegawai di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Selasa (14/5). “Mulai minggu depan sudah dilakukan siapa pejabat yang tidak memiliki sertifikat PBJ akan dieliminasikan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, ia juga mendapati 21 pegawai yang sudah punya sertifikat tetapi belum ada jabatan, ia pun merekomendasikan kepada BKPSDM untuk diprioritaskan. "Ada 21 orang yang punya sertifikat tapi belum ada jabatan, ini akan kita promosikan," sebutnya.

Dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 yang mengamanatkan kewajiban ASN yang menjadi pelaku pengadaan untuk bersertifikasi, diantaranya adalah Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran (PA/ KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja Pengadaan Barang/Jasa dan Pejabat Pengadaan (PP).

Sementara itu, Kepala BKPSDM Babel Sahirman Jumli merinci dari 900-an lebih ASN yang wajib memiliki sertifikat PBJ  baru terdapat sekitar 633 orang yang sudah mengantongi sertifikat itu. 

"Sisanya akan kita dorong secara bertahap, mudah-mudahan nanti semua sudah punya  dan kami akan evaluasi pegawai yang sudah punya maupun yang belum," pungkasnya.(*/LUR)

penulis: LUR

Komentar Via Facebook