Ini Kerugian Bagi Pemprov Babel Akibat Perda Zonasi Belum Ditetapkan
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Ini Kerugian Bagi Pemprov Babel Akibat Perda Zonasi Belum Ditetapkan

Ini Kerugian Bagi Pemprov Babel Akibat Perda Zonasi Belum Ditetapkan
Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Babel, Ferry Insani

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Belum rampungnya Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K), berimbas  pada pembangunan di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Sejumlah pembangunan bersumber dari APBN, APBD dan investasi terganjal karena belum selesainya Perda tersebut.  

"Seperti pembangunan dermaga jeti untuk nelayan di Kursi Barat, itu memang sudah goyang dan roboh, kalau enggak diperbaiki ini kan akan mengambang nelayan menjadi sengsara, dananya sudah ada dari DAK, tetapi tidak bisa digunakan karena terganjal raperda ini,"  kata Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappppeda) Babel, Ferry Insani, Rabu (15/5).

Tak hanya di Kurau, menurut dia, beberapa pembangunan dermaga di Babel juga terhambat, seperti dermaga di Penutuk, Lepar Pongok, Bangka Selatan.

"Untuk mendapatkan dana DAK itu tidak mudah, ini ketika uangnya sudah ada, enggak bisa dikerjakan, kan rugi, nelayan butuh," imbuhnya.

Baca juga: Perda RZWP3K Tak Kunjung Rampung, Erzaldi Ambil Langkah Diskresi

Sementara itu, untuk investasi diakui Ferry terdapat beberapa perusahaan yang akan berinvestasi namun lagi-lagi terganjal raperda tersebut.

"Investasi banyak, khususnya di Belitung, berkaitan dengan izin pemanfaatan dan pengembangan pulau-pulau kecil," bebernya.

Dia berharap, dengan kebijakan yang nantinya diambil gubernur melalui diskresi, diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan investasi di Provinsi Babel.(*/LUR)

penulis: LUR

Komentar Via Facebook