Puluhan Massa Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Bawaslu Babel, Ini Tuntutannya 
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Puluhan Massa Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Bawaslu Babel, Ini Tuntutannya 

Puluhan Massa Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Bawaslu Babel, Ini Tuntutannya 
Aksi damai Forum Rakyat Babel di depan Kantor Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (16/5). WARTABANGKA.COM/ EDY

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Rakyat Bangka Belitung (Babel)  menggelar aksi damai di depan Kantor Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel, Kamis (16/5). 

Dalam aksi yang mendapat penjagaan ketat dari aparat keamanan tersebut, salah satu koordinator Forum Rakyat Babel, Ustaz Firman membacakan empat poin yang menjadi pernyataan sikap mereka kepada pihak Bawaslu Babel.

"Yang pertama, telah terjadi berbagai kecurangan dan kejahatan yang bersifat terstruktur, sistematis dan matis  dalam proses penyelenggaraan pemilu," kata Firman dalam orasinya.

Pernyataan sikap yang kedua, lanjut dia, Bawaslu Babel harus menindaklanjuti laporan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) terhadap adanya dugaan kecurangan tersebut.

"Tiga, mendesak Bawaslu dan KPU untuk memutuskan atau mendiskualifikasi paslon  yang melakukan kecurangan terstruktur, sistematis dan masif pada Pemilu 2019," sambungnya.

Kemudian, pernyataan sikap yang keempat, mendesak Bawaslu dan KPU Provinsi Babel untuk menyampaikan tuntutan mereka ke Bawaslu dan KPU RI. 

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Babel, Firman Pardede bersama tiga komisioner lainnya menyambut baik kedatangan Forum Rakyat Babel untuk menyampaikan aspirasinya.

"Karena itu aspirasi kan, jadi nanti kita akan sampaikan empat poin pernyataan sikap secara tertulis tersebut ke Bawaslu RI secepatnya," ujarnya.

Setelah berkas pernyataan sikap secara tertulis tersebut diserahkan kepada Komisioner Bawaslu Babel, akhirnya puluhan massa tersebut membubarkan diri dengan tertib. (*/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook