Kajian Pansus RZWP3K, Laut Babel Bisa Jadi Zona Pertahanan Nasional
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Kajian Pansus RZWP3K, Laut Babel Bisa Jadi Zona Pertahanan Nasional

Kajian Pansus RZWP3K, Laut Babel Bisa Jadi Zona Pertahanan Nasional
Ketua Pansus Raperda RZWP3K DPRD Bangka Belitung, Adet Mastur

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Ketua Pansus Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) DPRD Bangka Belitung (Babel), Adet Mastur menegaskan laut Babel berpeluang menjadi zona pertahanan nasional.

"Kajian ini yang kami lakukan dan menurut informasi dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Babel itu masuk zona pertahanan nasional, untuk pengamanan," kata Adet kepada wartawan, Jumat (17/5). 

Menurut dia, hal inilah yang belum diketahui oleh Pemprov Babel dalam pengumpulan data informasi dan inventarisir pemasalahan Perda RZWP3K.

Selain itu, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan dalam penetapan zona pertambangan pun tidak boleh sembarangan. Hal ini harus sesuai dengan ketetapan yang dikeluarkan pemerintah pusat. 

"Wewenang di daerah cuma sampai 12 mil, dalam 12 mil itu ke laut dimana banyak timahnya kita harus tahu dulu. Jangan sampai sudah kita tetapkan oh ini zona pertambangan tapi tahu-tahu depositnya nggak ada, kan percuma," urainya.

Begitu juga dengan bidang perikanan, eksekutif harus mengetahui titik-titik terumbu karang yang ada di Babel. "Terumbu karang kita itu dimana? kan harus tahu, untuk itu dinas teknis yang tahunya bukan DPRD. Begitu juga dengan pariwisata," imbuhnya.(*/) 

penulis:

Komentar Via Facebook