Ketua Bawaslu Babel Imbau Jajarannya Soal Gratifikasi Lebaran
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Ketua Bawaslu Babel Imbau Jajarannya Soal Gratifikasi Lebaran

Ketua Bawaslu Babel Imbau Jajarannya Soal Gratifikasi Lebaran
Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan. WARTABANGKA.COM/BAYU

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI telah mengeluarkan Surat Edaran perihal pencegahan gratifikasi, sehubungan dengan perayaan hari keagamaan khususnya Idul Fitri 1440 H.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Edi Irawan mengatakan, sebagai aparatur negara baik lembaga apapun tidak diperkenankan menerima gratifikasi oleh pihak manapun. 

"Selaku aparatur negara sudah sewajarnya, kita tidak melakukan itu. Apapun bentuknya dari pihak-pihak lain. Tentunya apalagi yang punya keterkaitan dengan lembaga yang bersangkutan," kata Edi kepada wartabangka.com, Jumat (31/5).

Ia mengaku, sejauh ini dirinya tidak pernah menerima gratifikasi dari pihak manapun khususnya dari peserta pemilu ataupun partai politik tertentu.

"Kalau kita secara pribadi gak ada, tapi kalau yang lainnya kita gak tahu. Tapi yang jelas sampai dengan hari ini kita dan jajaran kabupaten/kota tidak ada (menerima gratifikasi)," ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia berharap kepada seluruh jajaran Bawaslu kabupaten/kota untuk tidak menerima gratifikasi yang ditawarkan oleh pihak manapun.  

"Kami berharap, Bawaslu kabupaten/kota juga seperti itu, sama. Agar tidak terjadi, kita menguatkan atau mengingatkan ke internal lembaga kita untuk tidak melakukan ini," harapnya.

Ia juga mengimbau, kepada seluruh jajaran Bawaslu provinsi, kabupaten dan kota agar mematuhi apa yang sudah menjadi aturan kebijakan Bawaslu RI tersebut. (*/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook