Listik Motor Konslet, SPBU Kedondong dan 4 Unit Motor Terbakar
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Listik Motor Konslet, SPBU Kedondong dan 4 Unit Motor Terbakar

Listik Motor Konslet, SPBU Kedondong dan 4 Unit Motor Terbakar
SPBU Kedondong, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (9/6/2019) terbakar akibat konsleting listrik kendaraan saat mengisi BBM. (IST)

 

WARTABANGKA.COM, JEBUS – Api membakar SPBU di Desa Kedondong, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (9/6/2019).

Diduga penyebab terjadinya kebakaran tersebut akibat konsleting listrik dari kendaraan bermotor yang membeli BBM di SPBU tersebut.

Kapolsek Jebus, AKP Muhammad Saleh, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun api yang membakar SPBU Kedondong berhasil dipadamkan dengan alat pemadam kebakaran yang ada di SPBU.

“Api yang berkobar dapat dengan cepat dipadamkan, karena di SPBU tersebut tersedia alat pemadam kebakaran, dan tidak menyambar ke nozzle yang lain,” kata Muhammad Saleh.

Api yang dengan cepat menjalar tidak hanya membakar satu nodzel di SPBU saja. Tetapi 4 unit motor yang berada di lokasi kejadian juga ikut hangus terbakar.

Saleh juga mengatakan penyebab kebakaran tersebut diduga akibat konsleting pada salah satu motor yang sedang mengisi BBM.

Namun untuk memastikan penyebab kebakaran, aparat kepolisian masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Agar kejadian serupa tak terulang, Saleh mengimbau agar para pemilik kendaraan untuk mengecek lebih dulu kendaraannya sebelum mengisi BBM.

“Saya mengimbau pengendara yang hendak mengisi BBM di SPBU, agar mengecek kondisi kendaraan terlebih dahulu, supaya tidak terjadi konsleting atau percikan api saat mengisi BBM. Karena dapat mengakibatkan kebakaran dan membahayakan orang lain,” pungkasnya. (end)

penulis: Sendi

Komentar Via Facebook