Rekrutmen Pegawai Tahun 2019, Pemerintah Utamakan P3K
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Rekrutmen Pegawai Tahun 2019, Pemerintah Utamakan P3K

Rekrutmen Pegawai Tahun 2019, Pemerintah Utamakan P3K
Kasubbid Perencanaan dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM BKPSDM Babel, M. Erisco Nurrakhman

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Pemerintah akan kembali membuka formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019. Namun, formasi yang akan dibuka, diutamakan untuk kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Kasubbid Perencanaan dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM BKPSDM Babel, M. Erisco Nurrakhman, mengatakan berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) nomor : B/617/M.SM.01.00/2019, rekrutmen CPNS untuk pemerintah daerah diutamakan untuk P3K.

"Alokasi CPNS yaitu  30 persen dan PPPK 70 persen, diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di bidang keuangan dasar, pada satuan kerja di daerah terpencil, terluar dan tertinggal, dengan memberikan kesempatan kepada pegawai non-PNS yang saat ini masih aktif terus menerus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Erisco, Rabu (12/6).

Dalam usulan formasi tahun ini, lanjut Erisco, pemerintah daerah juga harus mempertimbangkan  beberapa hal, termasuk memperhatikan jumlah ASN yang sudah memasuki masa pensiun, memperhatikan rasio jumlah penduduk dengan PNS, dan luas wilayah.

Baca juga: Beredar Info Rekrutmen CPNS, BKPSDM Minta Masyarakat Tunggu Keputusan Resmi

"Daerah juga diminta  melampirkan surat pernyataan kesediaan anggaran gaji dan latihan dasar bagi CPNS, ini kita lampirkan, karena pusat akan mengkaji usulan formasi dengan kemampuan keuangan kita," tandasnya.

Meskipun usulan tahun ini tak sebanyak tahun 2018 lalu, Erisco memastikan bahwa untuk rekrutmen tahun ini masih mengutamakan jabatan tertentu, seperti guru, tenaga kesehatan dan teknis lainnya.

"Untuk tenaga honorer yang ada saat ini, kita sarankan untuk mengikuti rekrutmen melalui jalur P3K, karena kuotanya lebih banyak dan diutamakan, tetapi tak menutup kemungkinan kalau tidak memenuhi persyaratan juga tidak bisa," demikian Erisco.(*/LUR)

penulis: LUR

Komentar Via Facebook