49 Perusahaan Tambang di Babel Tak Kantongi CnC
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

49 Perusahaan Tambang di Babel Tak Kantongi CnC

 49 Perusahaan Tambang di Babel Tak Kantongi CnC
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Babel, Rusbani

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepertinya kembali membidik sektor pertambangan di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Setelah melakukan koordinasi, supervisi dan pencegahan, KPK kembali melakukan rapat dengan Pemerintah Provinsi Babel.

"Kita baru mengkomunikasikan, menggali apa kira-kira persoalan yang terjadi dan antisipasi yang akan dilakukan dan tindaklanjut perusahaan dengan CnC (Clean and Clear-red) seperti apa," kata Sekda Pemprov Babel, Yan Megawandi, Senin (17/6).

Diakui Yan, berdasarkan data terakhir, terdapat 49 perusahaan pertambangan yang tidak memiliki sertifikat CnC.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Babel, Rusbani menambahkan kebijakan CnC ini dikeluarkan oleh pemerintah pusat, namun saat ini Kementerian ESDM tidak lagi mengeluarkan sertifikat tersebut.

"Yang mengeluarkan itu pusat, saat ini tidak lagi dikeluarkan karena sudah diberi waktu bagi perusahaan untuk mengurusi persyaratan ini," tandasnya.

Menurut dia, ke-49 perusahaan yang tidak mengantongi sertifikat tersebut, 44 diantaranya adalah perusahaan yang sudah habis masa berlaku izinnya. 

"Tinggal tersisa lima perusahaan, kalau memang mereka melengkapi persyaratan kemarin sudah ada waktunya," ulasnya.

Ia berharap, dengan didampingi KPK dalam pengelolaan tata pertambangan ini, tata kelola pertambangan dapat lebih tertib. "Kita ingin tertib aturan," tambahnya.

Pemprov Babel  dan pihak terkait, Sahbani menambahkan  juga akan melakukan penindakan terhadap tambang ilegal yang kian marak, agar pertambangan di Babel tertib aturan dan juga tak menyalahi aturan.

"Penindakan itu kita kerja sama dengan Polda, nanti akan kita tindaklanjuti yang ilegal ya," pungkasnya.(*/LUR)

penulis: LUR

Komentar Via Facebook