Bangka Belitung Masuk Target KPK, Saut Situmorang: Kita Bukan Nakut-nakutin
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Bangka Belitung Masuk Target KPK, Saut Situmorang: Kita Bukan Nakut-nakutin

Bangka Belitung Masuk Target KPK, Saut Situmorang: Kita Bukan Nakut-nakutin
Pimpinan KPK, Saut Situmorang

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memfokuskan pada  pencegahan dan penindakan korupsi di wilayah Provinsi Bangka Belitung (Babel). Bahkan, komisi anti rasuah ini menerjunkan jaksa terbaiknya untuk memberantas tindak pidana korups yang ada di daerah itu.

"KPK di pencegahan betul main, kalau enggak ya penindakan, oleh sebab itu tim disini membawahi koordinasi supervisi pencegahan dan penindakan, dipimpin jaksa terbaik KPK, pak Pulung, membawahi Sumut, Aceh, hingga Babel, ini bukan nakut-nakutin bapak ibu ya enggak, KPK kerjanya bukan nakut-nakutin," kata Pimpinan KPK, Saut Situmorang, dalam pertemuan di ruang Mahligai Serumpun Sebalai, Kantor Gubernur Babel, Selasa (18/6).

Saut menegaskan, saatini strategi nasional pencegahan korupsi, terdapat tiga prioritas, pertama pendapatan negara, perizinan baru penegakan hukum. "KPK masuk ke semua daerah, mau bikin apa, daerah punya apa, menjadi aneh ketika ada 44 lebih perusahaan non CnC di Babel dan menjadi tidak pasti. KPK akan masuk, di bidang aset kita akan masuk," ujar pria kelahiran Medan ini.

Tak hanya itu, untuk pendapatan daerah pihaknya juga akan menyusuri berbagai persoalan yang ada di Babel, mulai dari sumber daya alam dan bidang lainnya. "KPK masuk di beberapa sasaran, hari ini fokus di tiga hal, tapi bukan berarti menjadi satu hal yang menjadi titik berat, tapi gerbong lain, BPJS, dana desa yang begitu besar, beberapa daerah dipake tidak menimbulkan kesejahteraan, ini menjadi perhatian," ingatnya.

Selain sektor pertambangan dan sumber daya lainnya, KPK juga tambahnya akan membidik sektor kehutanan di Provinsi Babel. "Saya diminta untuk melihat kehutanan, katanya agak sedikit bermasalah dan ada dikuasai juga, kemarin minta ada penindakan, ini akan kita pelajari,"kata Saut.

Aset atau milik daerah, lanjutnya KPK juga sangat memperhatikannya dan menjadi prioritas. Termasuk kinerja ASN, APIP, dan lainnya."Perlu perubahan, kalau ingin perubahan, biar KPK datang, kalau pengen sepakat ingin baik banyak hal secara bersama harus kita lakukan," ulasnya.

Dia juga meminta Kepolisian Daerah Babel untuk tidak sungkan meminta bantuan kepada KPK dalam hal kasus-kasus kalau ada yang mandeg bisa disupervisi. "Kalau ada yang masih prioritas biar kasi tau kita agar bisa koordinasi, kasus-kasus yang lama, kita akan bantu," tegasnya.(*/LUR)

penulis: LUR

Komentar Via Facebook