Yan Megawandi Korban Eliminasi? Posisi Sekda Digantikan Yulizar
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Yan Megawandi Korban Eliminasi? Posisi Sekda Digantikan Yulizar

Yan Megawandi Korban Eliminasi? Posisi Sekda Digantikan Yulizar
Yan Megawandi

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Secara mengejutkan posisi Yan Megawandi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bangka Belitung (Babel) digantikan Yulizar Adnan yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Umum Pemerintahan.

Yulizar ditunjuk Gubernur Babel, Erzaldi Rosman sebagai penjabat pelaksana harian (Plh) Sekda Babel untuk sementara waktu sebelum dilakukan lelang jabatan secara terbuka dan mulai tugas pada Senin (24/6). Sementara Yan beralih karir ASN ke Widya Iswara utama di lingkungan pemerintah pusat.

Hal ini dibenarkan Gubernur Babel Erzaldi Rosman ketika dikonfirmasi wartabangka.com, Sabtu (22/6). Erzaldi menyebutkan untuk posisi Sekda ke depan akan dilakukan lelang dan sementara waktu diisi Yulizar sebagai Plh Sekda Babel. 

"Beliau mau menuju widyaiswara utama. Jadi bukan mengundurkan diri, walau prosesnya diawali dengan pengunduran diri," kata Erzaldi.

Sebelumnya pada rapat paripurna DPRD Babel dalam agenda penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemprov Babel, Erzaldi mengaku telah mengeliminasi beberapa ASN karena tidak memenuhi kemampuan yamg dibutuhkan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babel Sahirman menjelaskan, Yan tak lagi aktif menjabat Sekda Babel terhitung per 21 Juni 2019.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk penyegaran di struktur organisasi dan diperbolehkan oleh peraturan pemerintah jika sudah melewati masa tugas dua tahun lebih posisi tersebut dapat dilakukan evaluasi.

Ia juga menambahkan, lelang dengan sistem terbuka akan dilaksanakan setelah mendapat rekomendasi Komisi ASN. "Mudah-mudahan minggu ini sudah ada rekomendasinya, kemudian kita buka lelangnya. Untuk sementara waktu ditunjuk Plh-nya pak Yulizar," ucapnya.(*/NAJ)

penulis: NAJ

Komentar Via Facebook