Dugaan Tipikor APBDes Bangka Kota, Polres Basel Tunggu Kajian Inspektorat Daerah
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Dugaan Tipikor APBDes Bangka Kota, Polres Basel Tunggu Kajian Inspektorat Daerah

Dugaan Tipikor APBDes Bangka Kota, Polres Basel Tunggu Kajian Inspektorat Daerah
Kasat Reskrim Polres Basel, AKP Albert Danil Tampubolon

WARTABANGKA.COM, TOBOALI - Polres Bangka Selatan (Basel) terus mengusut dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Bangka Kota, Kecamatan Simpang Rimba. Sejauh ini, pihak Satreskrim yang menangani kasus masih mengumpulkan sejumlah data untuk memperkuat dugaan tipikor.

"Kami masih menunggu hasil kajian data yang dilakukan pihak Inspektorat daerah terkait kumpulan data dari perkara dugaan tipikor APBDes Bangka Kota tahun anggaran 2017 lalu," kata Kapolres Basel AKBP Aris Sulistyono melalui Kasatreskrim Polres Basel, AKP Albert Danil Tampubolon kepada wartawan, Rabu (10/7).

Menurutnya, apabila data dari Inspektorat sudah lengkap dan terpenuhi, Polres Basel akan segera melakukan tindakan hukum sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Apabila data dari Inspektorat daerah sudah lengkap, maka segera limpahkan ke Satreskrim Polres Basel untuk segera kami tindak lanjut dalam tahap penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.

Sementara itu, Plt Inspektorat Basel, Pinondang Dominggus Marpaung mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan tahap konfirmasi ke beberapa saksi terkait dugaan tipikor APBDes tahun anggaran 2017 lalu. Inspektorat, kata dia, telah melakukan pemanggilan terhadap beberapa saksi untuk dimintai keterangan.
 
"Masih tahap konfirmasi ulang, karena pada saat pemanggilan pertama, ada yang belum dapat hadir karena sakit dan sisa satu orang  yakni ketua tim pelaksana kegiatan yang belum hadir," kata Marpaung kepada wartawan, Rabu (10/7).

Lebih lanjut dia menuturkan, Inspektorat akan melakukan pemanggilan ulang terhadap ketua TPK tersebut dan direncanakan Jumat (12/7) mendatang. Sejumlah saksi juga akan dimintai keterangan lebih lanjut, agar tidak ada pemanggilan ulang kembali.

"Rencananya hari Jumat lusa akan dimohon untuk hadir, termasuk dengan Pj Kades (yang lama), Sekdes, Bendahara dan Kades saat ini. Semoga mereka hadir semua, agar tidak perlu diundang lagi. Setelah dapat keterangan saksi, kita akan menganalisis data dan Informasi serta keterangan yang ada," ujarnya.(*/TRA) 
 

penulis: TRA

Komentar Via Facebook