Erzaldi Senang Perusahaan China Investasi di Babel, Ini Alasannya 
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Erzaldi Senang Perusahaan China Investasi di Babel, Ini Alasannya 

Erzaldi Senang Perusahaan China Investasi di Babel, Ini Alasannya 
Gubernur Babel saat berbincang dengan Vice Presiden Sinomach-he, Xiao Ping. WARTABANGKA.COM/TWO

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengaku sangat senang atas kerja sama yang dilakukan BUMD Babel dengan perusahaan asal China Sinomach-he di bidang industri hilir timah.

Dia menegaskan, selama ini Provinsi Babel sudah memimpikan memiliki industri hilir timah, sehingga timah yang dimiliki oleh Babel, tak saja dikirim dalam bentuk batangan.

"Sudah lama kami nantikan dan berharap cepat terealisasi, hilirisasi produk timah menjadi produk jadi," kata Erzaldi Rosman usai menyaksikan penandatanganan MoU antara BUMD dengan Sinomach-he dan Ration Bangka Abadi, Rabu (10/7).

Dia berharap, selain mengolah timah menjadi produk jadi, keberadaan pabrik hilirisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Babel.

"Saya optimis cepat terealisasi, agar nanti juga bisa menyerap tenaga kerja di Babel, sehingga masyarakat lebih sejahtera," harapnya.

Baca juga: Perusahaan Asal China Segera Bangun Pabrik Solder di Kawasan Sadai 

Orang nomor satu di Provinsi Babel ini juga mengajak, rombongan Sinomach-he untuk bertemu dengan Menteri Perindustrian pada 15 Juli mendatang untuk memantapkan dukungan pemerintah Indonesia terhadap investasi tersebut..

"Saya sangat senang sekali hari ini, sudah ditandatangani MoU antara Shinomach-me dengan BUMD disaksikan gubernur dan bupati. Saya yakin perizinan sudah diurus dan segera akan melakukan implementasi pembangunan di kawasan industri Sadai," tandasnya.

Penandatanganan MoU ini, juga disaksikan oleh Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer dan pihak terkait lainnya. Justiar menegaskan, bahwa di kawasan industri Sadai, pihaknya menyiapkan lahan seluas 3.000 hektar khusus untuk investasi. "Kami sudah siapkan kawasan untuk industri dan kami berharap ini dapat berjalan dengan baik," tambahnya.(*/TWO)

penulis: TWO

Komentar Via Facebook