Pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera Diusulkan Masuk Proyek Strategis Nasional 
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera Diusulkan Masuk Proyek Strategis Nasional 

Pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera Diusulkan Masuk Proyek Strategis Nasional 
Rapat membahas pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera di ruang Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Babel, Jumat (12/7). WARTABANGKA.COM/TWO

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Rencana pembangunan Jembatan Bangka - Sumatera (Bahtera) semakin dimatangkan oleh Pemprov Babel bersama dengan Pemprov Sumsel dengan membentuk tim percepatan pembangunan. 

Penjabat (Pj) Sekda Pemprov Babel, Yulizar Adnan menyebutkan pertemuan yang digelar Pemprov Babel dengan Pemprov Sumsel menyepakati bahwa tim percepatan akan dibentuk untuk mempercepat rencana pembangunan jembatan ini dan diusulkan ke presiden.

"Kami sepakat membuat tim percepatan pembangunan jembatan dan tim ini akan bekerja segera setelah disahkan SK-nya oleh gubernur masing-masing, tim inilah nanti bersama gubernur akan mengusulkan ke presiden dan berharap dapat masuk dalam proyek rencana strategis nasional," sebut Yulizar usai rapat bersama di ruang Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Babel, Jumat (12/7).

Dia meyakini, jika jembatan tersebut terealisasi, maka konektivitas antar-kedua provinsi semakin lancar dan pariwisata Babel akan semakin berkembang.

Kepala Bappeda Sumsel, Ekowati menegaskan, pihaknya juga sangat mendukung rencana pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, Gubernur Sumsel, Herman Deru sangat serius terkait hal tersebut. 

"Sarana koneksi memberikan manfaat untuk kedua belah pihak yaitu Bangka dan Sumsel. Gubernur Babel dan Sumsel sangat serius, sehingga menugaskan kami untuk membentuk tim bersama percepatan pembangunan jembatan ini," ujarnya.

"Ini proyek besar kami sedang mempersiapkan apa yang diperlukan dan mendorong masuk dalam proyek strategis nasional dan RPJMN nasional 2019-2024," tambahnya.

Ekowati mengakui, bahwa rencana jembatan ini memang sudah lama digaungkan, namun akan lebih intens dibahas pada tahun ini. Apalagi kedua provinsi sudah menandatangani Memorandum of Rafflesia dalam Rakorgub se-Sumatera, di Bengkulu, belum lama ini.

"Tim ini nanti akan menyusun rencana aksi tahapan yang akan dilakukan," pungkasnya.

Rapat ini, juga dihadiri oleh Dinas Perhubungan Babel, Dinas PUPR, dan instansi terkait kedua provinsi.(*/TWO)

penulis: TWO

Komentar Via Facebook