Gubernur Erzaldi Minta Orangtua dan Guru Buat Grup WA
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Gubernur Erzaldi Minta Orangtua dan Guru Buat Grup WA

Gubernur Erzaldi Minta Orangtua dan Guru Buat Grup WA
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat meninjau hari pertama masuk sekolah di SMKN 1 Pangkalpinang, Senin (15/7). WARTABANGKA.COM/NAJ

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Sejumlah pesan moral dan motivasi disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman ketika bertemu dengan orangtua dan pihak sekolah di hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2019/2020, Senin (15/7).

Hari pertama masuk sekolah siswa siswi memang menjadi perhatian khusus Erzaldi. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Babel M Soleh, beberapa sekolah dikunjunginya untuk melihat suasana hari pertama masuk sekolah bagi para siswa dan siswi yang didampingi oleh orang tuanya.

Kepada guru dan orang tua, dia berharap komunikasi antara keduanya tidak pernah terputus guna memantau tumbuh kembang sang anak selama berada di sekolah. Dia pun menyarankan orang tua dan guru dapat membuat group komunikasi dengan menggunakan aplikasi jejaring sosial seperti WhatsApp (WA) maupun Facebook. "Grup ini bisa dipimpin oleh wali kelas," katanya ketika mengunjungi SMKN 1 Pangkalpinang.

Jadi antara guru dan orang tua, menurutnya, akan terus komunikasi dan orangtua dapat memantau serta tahu perkembangan anaknya di sekolah. "Ini untuk mengetahui lingkungannya, dari siapa saja gurunya, kawan-kawan di kelas dan kawan-kawan yang dekat dengan anaknya," ungkap Erzaldi.

Dia menilai, penting bagi orangtua mengetahui tumbuh kembang anaknya, apalagi di usia remaja. "Kalau kita tidak tahu, itu sama saja kita biarkan anak-anak kita. Sebab, masa pertumbuhan anak di usia remaja sedang mencari jati dirinya, dan perubahan ini sangat cepat. Jangan sampai anak kita salah memilih lingkungannya," katanya.

Ia juga mengingatkan para orangtua, bahwa perkara sayang dengan anak bukan hanya sekedar memberikan uang jajan saja, tetapi sebuah perhatian lebih kepada anak-anak.

"Makanya hari ini (kemarin) saya minta semua orang tua antar anaknya ke sekolah di hari pertama masuk, dan jemput saat pulang agar ada perhatian yang baik kepada anak. Seperti juga saat anak pergi sekolah, peluk anak kita, cium. Bukan sekedar kasih uang jajan, itu bukan kasih sayang, itu malah menjerumuskan anak kita," ungkapnya.(*/NAJ)

penulis: NAJ

Komentar Via Facebook