Tiga Penambang Batu Timah di Bukit Panjang Tewas Tertimbun Tanah
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Tiga Penambang Batu Timah di Bukit Panjang Tewas Tertimbun Tanah

Tiga Penambang Batu Timah di Bukit Panjang Tewas Tertimbun Tanah
Lokasi tiga korban yang tertimbun tanah saat mencari batu timah di Bukit Panjang, Desa Mayang, Senin (15/7).WARTABANGKA.COM/END

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Tiga orang penambang batu timah yang tertimbun tanah di Bukit Panjang, Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip berhasil dievakuasi, Senin (15/7). Tiga korban yakni Arbana bin Bakar (40) dan Kasir bin Matoni warga Dusun I, Desa Pangek dan Sampurna bin Ardi (20) warga Dusun I, Desa Peradong, Kecamatan Simpang Teritip.

Informasi yang dihimpun, peristiwa naas tersebut terjadi Senin sore. Kepala Desa Mayang  yang mendapat kabar itu langsung melaporkan ke Polsek Simpang Teritip. Sekira pukul 17.30 WIB, petugas bersama anggota TNI dan dibantu warga menemukan dua orang, yaitu Kasir dan Arbana. Berselang satu jam, korban ketiga atasnama Sampurna berhasil ditemukan.

Kapolsek Simpang Teritip, Iptu Astrian Tomi seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto membenarkan kejadian yang menimbulkan korban jiwa tersebut. Menurutnya, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi para korban.

"Kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan untuk saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi - saksi dan memasang tanda garis polisi di TKP," ujar Iptu Astrian Tomi.(*/END)

penulis: END

Komentar Via Facebook