100 Peserta Inti Bangsa Kunjungi SMPN 1 Muntok
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

100 Peserta Inti Bangsa Kunjungi SMPN 1 Muntok

100 Peserta Inti Bangsa Kunjungi SMPN 1 Muntok
Peserta Inti Bangsa saat mengunjungi SMPN 1 Muntok, Rabu(17/7).WARTABANGKA.COM/END

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Sebanyak 100 orang peserta kegiatan Internalisasi Nilai Kebangsaan (Inti Bangsa) mengunjungi SMPN 1 Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (17/7). Peserta kegiatan ini adalah guru IPS berprestasi se-Indonesia.

Staf Ahli Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan, Antoni Pasaribu mewakili Bupati Bangka Barat, Markus dalam sambutannya mengapresiasi seluruh peserta Inti Kebangsaan yang mengunjungi SMPN 1 Muntok.

"Semoga kebersamaan dalam kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sejarah yang memiliki pesan sentral dalam menguatkan karakter bangsa, kepribadian serta identitas nasional yang bertumpu pada pengalaman kolektif bangsa yakni pada sejarahnya," ujar Antoni.

Perwakilan Direktorat Sejarah Kemendikbud, Andi Abdul Rizal mengatakan tema dari kegiatan Inti Bangsa tahun ini adalah "Menggali Sejarah Memperkuat Identitas Bangsa".

Dengan tema tersebut, menurutnya pelajaran sejarah mempunyai poin strategis dalam pendidikan nasional yakni sebagai tiang penopang dalam pembangunan bangsa.

"Pengajaran sejarah perlu dikembangkan secara konseptual agar dapat berfungsi lebih efektif dan implikasi kesadaran bagi generasi muda untuk mendalami sejarah dalam rangka membangun bangsa," katanya.

Kepala SMPN 1 Muntok, Tini dalam sambutannya menjelaskan SMPN 1 Muntok ditetapkan sebagai sekolah model tahun 2016 kemudian mengambil brand sejarah tahun 2017 karena Kota Muntok adalah kota sejarah.

"Mengapa harus mengambil brand sejarah, karena sebagai sekolah model harus mempunyai ciri khas yang bisa diimbaskan kesekolah lain yang berada disekitar," paparnya. (*/END)

penulis: END

Komentar Via Facebook