Dinilai Kabur, Gugatan Sengketa PBB Ditolak MK
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Dinilai Kabur, Gugatan Sengketa PBB Ditolak MK

Dinilai Kabur, Gugatan Sengketa PBB Ditolak MK
Komisioner KPU Kota Pangkalpinang Divisi Perencanaan dan Data Informasi, Yusmayadi

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Komisioner KPU Kota Pangkalpinang Divisi Perencanaan dan Data Informasi, Yusmayadi menyampaikan gugatan sengketa perolehan suara yang dilayangkan Partai Bulan Bintang (PBB) ditolak Mahkamah Konstitusi (MK). 

"Putusan MK tanggal 9 Agustus itu menyatakan bahwa itu gugatannya adalah kabur, sehingga MK memutuskan untuk tidak menerima gugatan tersebut. Secara otomatis, artinya gugatan tersebut ditolak," kata Yusmayadi disela kegiatan Rapat Pleno Terbuka di Swisbell Hotel, Selasa (13/8).

Dia menjelaskan, gugatan sengketa yang dilayangkan oleh PBB karena kalah satu suara dari Partai Nasdem. "Hasil putusan MK terhadap gugatan PBB kepada KPU Kota Pangkalpinang itu hanya PBB, karena kalah satu suara di perolehan kursi terakhir, kursi 9 dari Partai Nasdem," ujarnya.

Oleh karena itu, diakuinya, dalam menghadapi proses gugatan PBB itu, pleno penetapan kursi parpol dan calon terpilih Anggota DPRD Kota Pangkalpinang menjadi terhambat.

"Jadi sekali lagi yang membuat lama penetapan KPU Kota Pangkalpinang ini hanya karena kita ada gugatan PHPU PBB ke KPU Kota Pangkalpinang," tandasnya. (*/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook