PT Pulomas Minta Pengurangan Pajak, Ini Kata Kepala BP2RD Bangka 
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

PT Pulomas Minta Pengurangan Pajak, Ini Kata Kepala BP2RD Bangka 

PT Pulomas Minta Pengurangan Pajak, Ini Kata Kepala BP2RD Bangka 
Aktivitas Pulomas di alur muara PPN Sungailiat.WARTABANGKA.COM/ZEN

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT - PT Pulomas meminta pajak mineral bukan logam dan batuan yang selama ini dibayar diturunkan menjadi Rp3.000 per ton. Dimana, selama ini, PT Pulomas membayar pajak sebesar Rp3.500 per ton. 

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Bangka, Restunemi mengatakan permintaan penurunan pajak itu berdasarkan surat bernomor 108/PMS/6/2019, prihal permohonan keringanan pajak pasir tanggal 11 Juni 2019 kemarin. 

"Minta untuk diturunkan menjadi Rp3.000 per ton. Selama ini kan Rp3.500 per ton. Alasan mereka karena kemampuan keuangan mereka," kata Restunemi, Selasa (13/8).

Dia mengatakan, perihal permohonan itu pihaknya masih melakukan kajian. Bahkan, pertemuan antara pihak PT Pulomas bersama Pemkab Bangka yang juga dihadiri oleh Kejari Bangka juga telah dilakukan. 

"Pemkab Bangka juga mengundang Kejari melalui Inspektorat untuk meminta audit keuangan dan administrasi dari PT Pulomas," tambahnya.

Menurutnya, tujuan dilakukannya pertemuan, Pemkab Bangka  ingin meminta kejelasan dari PT Pulomas yang meminta pengurangan terhadap pajak.

Dia mengaku, pihaknya dalam bahasan permohonan, hanya sebatas mempertimbangkan bersama Bupati. Pemkab Bangka, katanya, akan terus memperjuangkan nilai pajak tersebut, terutama dengan keinginan pemasukan pajak demi perkembangan pembangunan di Kabupaten Bangka.(*/ZEN)

penulis: ZEN

Komentar Via Facebook