Raih Perak di Kejuaraan Basket Asean, Atlet dari Bangka Ini Tak Dapat Perhatian Pemerintah
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Raih Perak di Kejuaraan Basket Asean, Atlet dari Bangka Ini Tak Dapat Perhatian Pemerintah

Raih Perak di Kejuaraan Basket Asean, Atlet dari Bangka Ini Tak Dapat Perhatian Pemerintah
Atlet Basket Indonesia, Michelleryo

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT - Raihan medali perak Tim Nasional Basket Putra Indonesia pada ajang Asean Schools Games (ASG) 2019 di Semarang, Jawa Tengah, pada 17-25 Juli kemarin, ternyata tak terlepas dari peran serta atlet Kabupaten Bangka, Michelleryo.

Alumni Setia Budi Sungailiat tahun 2019 ini bersama rekan satu timnya berhasil menyumbangkan medali perak usai takluk dari Filipina dengan skor 100-51. Bagi Timnas Basket Indonesia, ini menjadi prestasi yang luar biasa lantaran medali pertama setelah tiga edisi ASG tanpa prestasi.

Endang, ibu dari Michelleryo mengakui, bungsu dari dua bersaudara tersebut benar-benar mencintai basket sejak lama. Bahkan, sang anak kata dia, sudah mulai bermain basket sejak kelas 5 sekolah dasar. Berbagai prestasi pernah diraih. Tidak hanya ditingkat kabupaten dan provinsi, melainkan tingkat nasional. 

Endang menceritakan, Ryo pernah menjadi atlet serta kapten termuda dalam Kejuaraan Nasional Basket U-16 di GOR Klebengan Yogyakarta pada tanggal 28 Mei 2016 lalu. "Kalau prestasi sudah banyak. Piagam, medali banyak di rumah. Ya dari prestasinya dia semua," kata Endang, Sabtu (17/8/2019).

Endang mengatakan, sejak saat itulah prestasi Ryo masuk didalam pantauan pelatih tim nasional. Bahkan, pada ASG tahun kemarin (2018-red), Ryo menurut Endang sebenarnya ikut dipanggil untuk membela timnas Indonesia. Namun entah bagaimana, surat pemanggilan tersebut tidak sampai ke tangan Ryo. "Saya tidak tahu siapa yang salah. Tapi yang jelas tidak sampai ke kita pemanggilan itu," ujarnya. 

Namun, rezeki Ryo ternyata tak kemana. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Babel di Bangka Tengah kemarin, pelatih timnas basket putra Rifki Antolyon langsung datang ke Babel dan memantau permainan Ryo. Pucuk dicinta, Ryo langsung mendapat pendekatan secara pribadi oleh Rifki.

"Pelatihnya langsung secara pribadi ke dia. Ke kita. Tidak lagi pakai surat-surat. Dan akhirnya bisa membela Indonesia di ASG Semarang kemarin," aku Endang bangga.

Warga Jalan Laut, Sinar Baru, Sungailiat ini menambahkan, saat ini sang anak sedang di Jakarta untuk meneruskan pendidikan di Universitas Trisakti. "Dia masuk sendiri. Melalui jalur prestasi dan keterima," ucapnya.

Ditanya soal dukungan dari pemerintah? Endang malah tertawa. Dia menuturkan, dukungan tidak didapatkan sama sekali dari pemerintah. "Bahkan ucapan selamat saja tidak. Padahal anak saya sudah berprestasi di tingkat Asean," ucapnya. 

Endang sendiri berharap, prestasi sang anak terus berkibar. Apalagi saat ini, ia berada di Jakarta sehingga bisa mengasah diri dan kemampuan. "Sudah ditawari untuk main di klub Jakarta. Saya berharap ia terus berprestasi," harapnya.(*/ZEN)

penulis: ZEN

Komentar Via Facebook