Jangan Khawatir, Vaksin Pneumokokus Lulus Uji BPOM dan Halal
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Jangan Khawatir, Vaksin Pneumokokus Lulus Uji BPOM dan Halal

Jangan Khawatir, Vaksin Pneumokokus Lulus Uji BPOM dan Halal
Wagub Babel, Abdul Fatah

WARTABANGKA.COM, PANGKALANBARU- Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah mengajak masyarakat Babel yang punya anak bayi untuk diberikan vaksin atau imunisasi pneumokokus konyugasi (PCV).

"Kita ingin melindungi anak Babel dari berbagai penyakit berbahaya dengan imunisasi ini, agar anak-anak Babel sehat dan terlindungi," kata Wagub, Selasa (10/9).

Dia meminta masyarakat tak perlu khawatir akan imunisasi ini, seperti halnya ketika imunisasi rubella beberapa waktu lalu. Karena vaksin PCV ini sudah dinyatakan clean and clear.

"Agar tidak ada lagi yang terjadi perbedaan persepsi, vaksin ini sudah clear and clean di BPOM, sudah diberikan label halal, jadi jangan khawatir, dan jangan tidak mau anaknya diimunisasi," tegas Fatah.

Mantan Sekda Belitung ini menambahkan infeksi bakteri pneumokokus tidak boleh dianggap enteng. Salah satu penyakit berat yang dapat terjadi karena infeksi bakteri ini adalah meningitis yang memiliki tingkat kematian dan kecacatan yang cukup tinggi.

Imunisasi PCV berisi vaksin pneumokokus yang berfungsi melindungi tubuh dari infeksi bakteri pneumokokus. Infeksi ini bisa berkembang menjadi kondisi yang serius dan berakibat fatal, seperti pneumonia, septikemia (sejenis keracunan darah) dan meningitis.

"Kemungkinan terburuk dari infeksi bakteri pneumokokus adalah kerusakan otak permanen atau bahkan kematian. Harus dilakukan agar penerus bangsa terlindungi dari pneumonia yang banyak menyerang anak termasuk di Babel," pungkasnya.(*/TWO)

penulis: TWO

Komentar Via Facebook