Dua Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi Saat Akan Edarkan Sabu
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Dua Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi Saat Akan Edarkan Sabu

Dua Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi Saat Akan Edarkan Sabu
AL (42) dan TO (37) saat diamankan di Mapolsek Payung karena diduga sebagai pengedar sabu, Selasa (10/9).WARTABANGKA.COM/TRA

WARTABANGKA.COM, PAYUNG - Jajaran Polsek Payung, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) berhasil membekuk dua pelaku yang diduga hendak mengedarkan narkoba jenis sabu di Simpang Empat Jalan Raya Nadung - Payung, Selasa (10/9). 

Kedua pelaku yakni  AL (42) warga Desa Suka Jaya Kecamatan Pulau Besar dan TO (37) warga Desa Fajar Indah, Kecamatan Pulau Besar. Dari tangan pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua paket sabu. 

Kapolres Basel AKBP  Stanislaus Ferdinand Suwarji mengatakan kasus tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat yang menyebutkan pelaku akan mengedarkan sabu di wilayah hukum Polres Basel.

Saat terduga pelaku dengan sepeda motor melintasi Simpang Empat Jalan Raya Nadung - Payung langsung dihentikan Tim Opsnal Polsek Payung yang dipimpin oleh Kapolsek Payung Iptu Robby Purba untuk diperiksa.

"Saat dilakukan penggeledahan terhadap badan pengendara, ditemukan bungkusan rokok Signature yang diletakkan diatas jok motornya dan ditemukan diduga narkoba jenis sabu yang berjumlah dua buah paket kecil," ungkap Ferdinand, Rabu (11/9).

Selain sabu dengan berat bruto 0.6 gram ini, turut diamankan dua bungkus plastik bening kosong, dua handpohne android merk Samsung J2 dan merek Vivo dan satu unit motor Vega ZR warna hitam.

"Kedua pelaku kita amankan dan dilakukan pemeriksaan guna mengungkap jaringan sampai tuntas, karena kasus ini merupakan kasus prioritas," kata dia seraya mengatakan pelaku dikenakan pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*/TRA) 
 

penulis: TRA

Komentar Via Facebook