Kepala Bapennas: Indonesia Masih Jauh dari Ancaman "Aging Population"
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Kepala Bapennas: Indonesia Masih Jauh dari Ancaman "Aging Population"

Kepala Bapennas: Indonesia Masih Jauh dari Ancaman "Aging Population"
Kepala Bapennas, Bambang Brodjonegoro

WARTABANGKA.COM, PANGKALANBARU - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Indonesia masih jauh dari Aging Population atau penuaan penduduk. Di masa mendatang, kata dia, Aging Population akan menjadi isu yang krusial di Indonesia.

"Sekarang yang kita upayakan adalah kita memanfaatkan bonus demografi dengan sebaik-baiknya melalui peningkatan kualitas SDM dengan mencoba melalui kebijakan kependudukan agar Aging Population ini tidak datang terlalu cepat," kata Bambang seusai menghadiri Sarasehan Nasional di Restoran Gale-Gale, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah,  Jumat (13/9).

Adapun cara yang harus dilakukan, dijelaskannya yakni dengan menurunkan Total Fertility Rate (TFR) atau jumlah anak per keluarga menuju dua anak. "Tetapi jangan terlalu dilepas sehingga kemudian terjadi seperti beberapa negara di Eropa Barat maupun Jepang yang TFR nya turun drastis," sebutnya.

Menurut dia, Indonesia saat ini masih butuh jumlah dan kualitas penduduk. "Jadi kita mencoba menjaga keseimbangan antara jumlah penduduk dengan kualitas penduduknya," ujarnya.

Oleh karena itu, ia menyarankan, TFR harus tetap dijaga di angka antara 2 sampai 2,1 pada tahun 2024 mendatang dan memanfaatkan bonus demografi kedua.

"Kita coba manfaatkan yang namanya bonus demografi kedua, yaitu bonus demografi dengan penekanan pada produktivitas dan investasi yang dilakukan oleh kelompok yang lanjut usia," pungkasnya. (*/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook