APBD Bangka Defisit Rp81 Miliar, PDIP Sarankan Anggaran Harus Tepat Guna
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

APBD Bangka Defisit Rp81 Miliar, PDIP Sarankan Anggaran Harus Tepat Guna

APBD Bangka Defisit Rp81 Miliar, PDIP Sarankan Anggaran Harus Tepat Guna
Anggota DPRD Bangka, Rudy Budiono

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangka tahun 2020 diketahui mengalami defisit sebesar Rp81 miliar. Untuk mengatasi masalah tersebut, anggota DPRD Bangka Rudy Budiono meminta kepada Bupati Bangka Mulkan untuk menggunakan anggaran tepat guna. 

Rudy mengibaratkan, jika memiliki uang sebesar Rp1.000 rupiah, maka diperlukan memikirkan bagaimana agar uang tersebut digunakan secara tepat. "Kalau mau beli semua pasti. Tapi bagaimana kita memikirkan dan menggunakan anggaran itu agar tepat guna," kata Rudy, Jumat (14/9).

Selain itu, Pemkab Bangka, kata politisi PDIP ini bisa mencari potensi lain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. "Penyadaran masyarakat untuk membayar pajak sangat perlu," ingatnya.

Potensi pajak menurut dia, seperti pajak sepeda motor, mobil termasuk pajak kepada pengusaha warung makan dan lainnya. "Toh semua untuk pembangunan Kabupaten Bangka. Jadi sama-sama ikut membangun. Caranya dengan membayar pajak," ungkapnya.

Bupati Bangka, kata Rudy, dalam hal ini hanyalah sebagai koordinator agar pembangunan Kabupaten Bangka ini merata dan terwujud Bangka Setara.(*/ZEN) 

penulis: ZEN

Komentar Via Facebook