Peringati 1 Muharram 1441 H, PDIP Babel Gelar Lomba Azan, MTQ dan Rebana
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Peringati 1 Muharram 1441 H, PDIP Babel Gelar Lomba Azan, MTQ dan Rebana

Peringati 1 Muharram 1441 H, PDIP Babel Gelar Lomba Azan, MTQ dan Rebana
Ketua PDIP Babel, Didit Srigusjaya saat membuka lomba azan, MTQ dan rebana untuk kategori remaja, dewasa dan anak-anak memperingati 1 Muharram 1440 Hijriah di Gedung Hamidah, Sabtu (14/9). WARTABANGKA.COM/DEI

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar lomba azan, MTQ dan rebana untuk kategori remaja, dewasa dan anak-anak memperingati 1 Muharram 1441 Hijriah di Gedung Hamidah, Sabtu (14/9).

Kegiatan ini berlangsung selama delapan hari dimulai tanggal 14 hingga 21 September 2019, bekerjasama dengan Baitul Muslimin Indonesia Bangka Belitung.

"Semenjak saya dilantik menjadi ketua DPD, lomba ini menjadi kegiatan rutin dan alhamdulillah ini adalah tahun kedua," kata Ketua DPD PDIP Babel, Didit Srigusjaya saat diwawancarai  usai membuka kegiatan acara.

Kegiatan ini dijelaskan Didit, bukan hanya dilaksanakan di provinsi, namun juga ditingkat kabupaten dan kota. "Alhamdulillah tahun ini sangat antusias, hampir 500 peserta untuk hafiz Qur'an dan azan, diluar daripada peserta rabana,"kata Didit.

Adapun tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini, menurut dia, untuk mensyiarkan agama Islam dan menghidupkan kembali semangat untuk membaca ayat suci Al-Qur'an.

"Al-Qur'an ini harus dijadikan pedoman hidup bagi kita sebagai umat Islam, dari dulu kita seperti ini, nggak ada tujuan lain, hanya kita ingin ini jadi agenda rutin yang diselenggarakan oleh keluarga besar PDI-P," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, peringatan Tahun Baru Islam ini hendaknya dijadikan momentum untuk melakukan introspeksi diri agar menjadi insan yang lebih baik dan semakin bertakwa kepada Allah SWT.

"Sesungguhnya makna 1 Muharram ini adalah untuk introspeksi diri kita sebagai umat muslim, apakah tahun kemarin kita ini banyak dosa atau banyak pahala," ucapnya.

"Jika memang kita banyak melakukan hal-hal yang negatif, sudah saatnya kita hijrah agar kita benar-benar kembali dalam keadaan yang baik dan benar," tandasnya. (*/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook