Nelayan Bangka Usir Penambang Ilegal dari Kawasan Mapur
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Nelayan Bangka Usir Penambang Ilegal dari Kawasan Mapur

Nelayan Bangka Usir Penambang Ilegal dari Kawasan Mapur
Kapolsek Riau Silip, Iptu Suhendra saat memediasi aksi unjuk rasa nelayan di lokasi tambang kawasan Mapur, Sabtu (5/10). Dalam aksinya nelayan meminta para penambang tidak beraktivitas di kawasan itu. WARTABANGKA.COM/ZEN

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT - Gabungan nelayan dari berbagai wilayah seperti Matras, Air Hantu, Bedukang dan Nelayan Tuing Desa Mapur mengusir para penambang tambang ilegal di kawasan Mapur, Sabtu (5/10).

Akibat tambang ilegal tersebut, menurut nelayan hampir menjebol alur muara sungai dan imbasnya nelayan takut akan mencemari ekosistem laut.

Salah satu nelayan Acu menegaskan pihaknya meminta kepada para penambang untuk segera membongkar peralatan tambang dan tidak lagi beroperasi di kawasan itu.

"Kita minta mereka yang menambang untuk segera membongkarkan peralatan tambangnya dari kawasan tersebut," pintanya. 

Para penambang tambah dia, merusak hutang mangrove dan habibat lainnya. Seperti kepiting, udang dan lainnya.

"Kami beri waktu satu minggu untuk melakukan pembongkaran dan diwaktu tersebut pertambangan harus bersih," pintanya.

Kapolsek Riau Silip, Iptu Suhendra menyampaikan pihak penambang akan segera membongkarkan peralatan tambang.

"Mereka akan memulai membongkarkan peralatannya mulai hari ini. Intinya hari ini (Sabtu-red)  peralatan tambang dibongkarkan semuanya dan saya akan menjaminkannya," kata Kapolsek.(*/ZEN)

penulis: ZEN

Komentar Via Facebook