Anggota DPRD Babel Ini Minta Pemprov Segera Perbaiki Jembatan Emas
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Anggota DPRD Babel Ini Minta Pemprov Segera Perbaiki Jembatan Emas

Anggota DPRD Babel Ini Minta Pemprov Segera Perbaiki Jembatan Emas
Anggota DPRD Babel, Aksan Visyawan

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Aksan Visyawan meminta pihak eksekutif segera memperbaiki Jembatan Emas agar dapat beroperasi kembali sehingga transportasi darat dan laut tidak menjadi terhambat.

"Tetap harus diputuskan untuk dibetulin, karena investasinya sudah begitu besar digelontorkan oleh pemerintah provinsi, jangan sampai mubazir," kata Aksan saat diwawancarai awak media di Ruang Fraksi PKS DPRD Babel, Senin (7/10). 

Dia menilai, anggaran untuk perbaikan jembatan tersebut tentunya tidak sebesar anggaran pembangunannya yang menelan dana Rp420 Miliar dari APBD. "Pemerintah eksekutif segera merencanakan perbaikan itu, dibikin rencana yang bagus disiapin anggarannya," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, Pemprov Babel juga harus merencanakan relokasi pembangunan pelabuhan tepatnya di depan Jembatan Emas agar aktivitas pelabuhan tidak terganggu dan dapat berjalan maksimal.

"Untuk pembangunan yang terganggu oleh jembatan itu, kita sesuai dengan grand desain dari awal bahwa pelabuhan itu pindah kedepan, tentu ini kan untuk kemajuan Bangka Belitung yang lebih dahsyat," terangnya.

Hal ini, dijelaskan dia, perlu untuk direncanakan dan dilaksanakan untuk kepentingan jangka panjang demi kemajuan Negeri Serumpun Sebalai ini.

"Berpikirlah 100 tahun yang akan datang, 50 tahun yang akan datang, bahwa pelabuhan itu harus lebih mewah, megah pelabuhan di depan jembatan agar Bangka Belitung ini lebih maju," tandasnya. (*/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook