Bawaslu Pangkalpinang Akan Gelar Evaluasi dan Refleksi Pengawasan Pemilu 2019   
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Bawaslu Pangkalpinang Akan Gelar Evaluasi dan Refleksi Pengawasan Pemilu 2019   

Bawaslu Pangkalpinang Akan Gelar Evaluasi dan Refleksi Pengawasan Pemilu 2019   
Komisioner Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan AntarLembaga Bawaslu Pangkalpinang, Luksin Siagian

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pangkalpinang mengundang seluruh stakeholder untuk menghadiri evaluasi dan refleksi hasil pengawasan Bawaslu Pangkalpinang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Sun Hotel, Selasa besok (8/10).

Komisioner Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan AntarLembaga Bawaslu Pangkalpinang, Luksin Siagian mengatakan pada acara itu pihaknya akan memaparkan semua yang menjadi pertanyaan publik tentang kinerja Bawaslu, mulai dari pengawasan hingga pelanggaran yang terjadi selama Pemilu 2019.

"Bawaslu Pangkalpinang mengedepankan tindakan pencegahan. Hampir 70 persen berhasil kita cegah. Ada juga pengawasan partisipatif yang juga dilakukan masyarakat. Karenanya kemarin kita merangkul seluruh komunitas, grup dan elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi mengawasi pemilu. Kalau berharap dari Bawaslu secara keseluruhan sulit mengawasi," ungkap Luksin kepada wartawan, Senin (7/10).

Oleh karena itu, lanjut Luksin, dengan hasil kinerja tersebut, Bawaslu Pangkalpinang meminta masyarakat untuk memberikan tanggapannya agar kinerja Bawaslu Pangkalpinang selaku pengawas pemilu untuk menjadi lebih baik. 

"Minimnya pelanggaran ini bukan tak ada pelanggaran selama pemilu berlangsung. Namun kesadaran masyarakat yang ikut mengawasi jalannya proses pesta demokrasi ini menjadi faktor utama minimnya pelanggaran. Tingginya kesadaran masyarakat dalam mengawasi pemilu juga menjadi faktor penting,"katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pangkalpinang, Ida Kumala tak menampik jika laporan dan informasi masyarakat yang masuk ke Bawaslu Pangkalpinang cukup banyak. Hanya saja, kata dia, laporan belum bisa diproses lebih lanjut lantaran laporan tidak memenuhi unsur pelanggaran.

"Setiap laporan dan informasi yang masuk kita dipastikan akan ditindaklanjuti, wajib. Hanya saja setelah kita tindaklanjuti laporan maupun informasi yang masuk itu tidak memenuhi unsur pelanggarannya,"jelas Ida.  

"Kita minta ke mereka untuk memvideokan bila ada pelanggaran, tetapi tidak disampaikan ke kita. Disamping kita juga dalam pengawasan lebih mengedepankan pencegakan dan edukasi dalam pemilu baik ke peserta pemilu maupun untuk masyarakat," katanya. (*/NAZ) 

penulis: NAZ

Komentar Via Facebook