Kemarau, Siswa Diwajibkan Bawa Air ke Sekolah 
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Kemarau, Siswa Diwajibkan Bawa Air ke Sekolah 

Kemarau, Siswa Diwajibkan Bawa Air ke Sekolah 
Seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Bangka ini membawa air ke sekolah. Pihak sekolah meminta siswanya membawa air dari rumah mengingat kurangnya ketersediaan air di sekolah sejak kemarau.WARTABANGKA.COM/TWO

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Selama musim kemarau melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), satuan pendidikan atau sekolah mewajibkan siswa membawa air dari rumah.

"Ya, kami dalam rapat beberapa waktu lalu, meminta agar pihak sekolah menginstruksikan kepada siswanya untuk membawa air dari rumah yang diisi dalam botol," kata Kalakhar BPBD Babel Mikron Antariksa, Rabu (9/10).

Air ini, lanjut dia, untuk keperluan siswa di sekolah dan lainnya, mengingat kurangnya ketersediaan air di sekolah dan keterbatasan BPBD untuk mensuplai air ke sekolah-sekolah.

"Misalnya untuk aktivitas di kamar mandi, wudhu, siswa menggunakan air yang mereka bawa, imbauan ini dilaksanakan pihak sekolah dan siswa," ujarnya.

Satgas kekeringan, tambahnya, juga menyalurkan air bersih ke sekolah, seperti beberapa sekolah yang membutuhkan air bersih karena adanya kegiatan di sekolah dan lainnya.

"Karena kami juga terbatas dalam pengaluran belum lagi ketika ada kebakaran, akhirnya untuk keperluan rutin pihak sekolah menyuruh siswa membawa air," jelasnya.

Meskipun sudah beberapa kali turun hujan, namun di sejumlah titik di Provinsi Babel masih terjadi kemarau."Kemarau ini mengakibatkan ketersediaan air menjadi berkurang, dan diperkirakan hingga November baru masuk musim penghujan," imbuhnya.

Imbauan membawa air ini, diterapkan sekolah mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga SMA dan SMK.
Air ini, juga dimanfaatkan untuk menyirami tanaman di sekolah, jika memang sekolah mengalami kekeringan air.(*/TWO)

penulis: TWO

Komentar Via Facebook