Unik, Sekolah Ini Sulap Drum Bekas Jadi Tempat Buku Artistik
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Unik, Sekolah Ini Sulap Drum Bekas Jadi Tempat Buku Artistik

Unik, Sekolah Ini Sulap Drum Bekas Jadi Tempat Buku Artistik
Kepala SMA Negeri 3 Pangkalpinang, Kunlistiani memperlihatkan tempat buku yang dibuat dari drum bekas kepada Wagub Babel, Abdul Fatah, Rabu (9/10).WARTABANGKA.COM/TWO

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Berbagai cara dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Pangkalpinang untuk meningkatkan minat baca siswa di sekolah. Salah satunya, dengan menyediakan pojok literasi di koridor sekolah. Buku-buku disimpan di dalam drum bekas yang sudah disulap menjadi wadah penyimpanan buku yang artistik.

Bahkan, Wagub Babel, Abdul Fatah pun terkesan dengan lemari buku dari drum bekas ini. "Oo ini buku, kreatif dan bagus, menambah minat siswa untuk membaca," ujar Fatah, disela kunjungan ke SMA Negeri 3 Pangkalpinang, Rabu (9/10).

Kepala sekolah SMA negeri 3 Pangkalpinang, Kunlistiani menyebutkan pihaknya menyediakan lima pojok literasi memanfaatkan drum bekas."Kan enggak ada yang nyangka kalau itu adalah tempat buku, menjadi artistik dan bernilai seni juga," ujar Kun.

Drum yang di cat berwarna terang ini, ditempel di bagian luarnya dengan tulisan pojok literasi dan tulisan lainnya, di bagian dalam terdapat buku-buku yang bisa dibaca siswa ketika jam istirahat. "Buku ini dibaca disaat jam istirahat, setelah itu dikembalikan siswa ke tempatnya, setiap Minggu kita ganti dengan buku lainnya," imbuhnya.

Dia berharap, selain mendatangi perpustakaan, siswa juga memanfaatkan waktu istirahat untuk rekreasi membaca, entah itu buku pelajaran, fiksi, nonfiksi maupun lainnya.

"Cara ini cukup efektif, siswa banyak yang memanfaatkan waktunya untuk membaca, selain mereka ke perpustakaan," katanya seraya berharap dengan banyak membaca para siswa akan makin pintar dan sukses di kemudian hari.(*/TWO)


 

penulis: TWO

Komentar Via Facebook