Pusdiklat BNPB Uji Publik Kurikulum dan Modul Srikandi Siaga Bencana
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Pusdiklat BNPB Uji Publik Kurikulum dan Modul Srikandi Siaga Bencana

 Pusdiklat BNPB Uji Publik Kurikulum dan Modul Srikandi Siaga Bencana
Uji Publik Kurikulum dan Modul Srikandi Siaga Bencana di Pia Hotel Pangkalpinang yang digelar BNPB, Rabu (9/10). (IST)

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Pusdiklat Penanggulangan Bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bancana (BNPB) mengadakan kegiatan Uji Publik Kurikulum dan Modul Srikandi Siaga Bencana di Pia Hotel Pangkalpinang, Rabu (9/10).

Kasubbid Kurikulum Pusdiklat BNPB, Hendrikus Adi mengatakan uji publik ini dimaksudkan untuk menguji kurikulum dan modul untuk pelatihan srikandi siaga bencana yang dimiliki oleh Pusdiklat PB BNPB dimana nanti kurikulum dan modul ini akan diperkenalkan dan disempurnakan.

"Sedangkan uji kelayakan dari kurikulum dan modul dari srikandi siaga bencana dan tujuannya terciptanya kurikulum dan modul srikandi yang lebih baik berdasarkan masukan dari para praktisi kebencanaan,"kata Hendrikus.

Untuk peserta uji publik kurikulum dan modul srikandi siaga bencana ini, lanjut dia, berjumlah 40 orang yang berasal dari berbagai BPBD dari seluruh Indonesia dan beberapa perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat atau Non-Government Organization baik tingkat nasional, lokal, maupun internasional.

Sementara untuk panitia penyelenggaraan adalah pegawai di lingkungan Pusdiklat PB BNPB. Sedangkan narasumber dan fasilitator yang akan mengawal pelaksanaan kegiatan ini berasal dari BNPB, Jakarta Rescue.

"Untuk hasil yang diharapkan dalam kegiatan ini, Pusdiklat mensosialisasikan kurikulum dan modul srikandi siaga bencana kepada perwakilan BPBD, NGO atau LSM seluruh Indonesia serta mendapatkan masukan dari para peserta untuk penyempurnaan kurikulum dan modul srikandi siaga bencana,"katanya. (*/IFG)

penulis: IFG

Komentar Via Facebook