FKPT Babel Gelar Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa tentang Literasi Informasi "Saring Sebelum Sharing"
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

FKPT Babel Gelar Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa tentang Literasi Informasi "Saring Sebelum Sharing"

FKPT Babel Gelar Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa tentang Literasi Informasi "Saring Sebelum Sharing"
Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa Tentang Literasi Informasi "Saring Sebelum Sharing" oleh FK{T Babel di Hotel Novilla, Sungailiat, Kamis (10/10).

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT -- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan acara Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa Tentang Literasi Informasi "Saring Sebelum Sharing" di Hotel Novilla, Sungailiat, Kamis (10/10).

Ketua FKPT Babel, Riswardi mengatakan, kondisi keamanan di Bumi Serumpun Sebalai sampai saat ini masih kondusif, walaupun diakuinya, masih ada potensi ancaman radikalisme di daerah itu yang perlu diwaspadai bersama.

Berdasarkan hasil survei dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) 2017 lalu, ada dua aspek yang menyebabkan potensi radikalisme di Babel sangat rendah, yakni kearifan lokal dan pertahanan keamanan.

"Daya tangkal masyarakat terhadap radikal terorisme itu ditopang oleh dua aspek, yakni, aspek utama yang membuat masyarakat kita itu merasa kuat dan tidak mudah menerima paham-paham radikal itu adalah kearifan lokal, adat budaya kita," ujar Eiswardi dalam sambutannya.

"Aspek yang kedua adalah pertahanan keamanan, disini disampaikan bahwa masyarakat Babel itu masih percaya dengan kekuatan aparatur kita di semua lini," sambungnya.

Sementara, Wakil Bupati Bangka, Syahbudin menambahkan, kegiatan ini penting bagi aparatur desa karena merupakan ujung tombak untuk memberikan pemahaman dan langkah-langkah praktis dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme kepada masyarakat.

"Sehingga acara ini digelar untuk memberikan strategi maupun kiat-kiat khusus untuk mengolah informasi agar tidak mentah-mentah dicerna oleh masyarakat sehingga menimbulkan kebingungan dan lebih jauh lagi akan menimbulkan persoalan yang menyangkut kepada masalah-masalah hukum," kata wabup dalam sambutannya.

"Inilah pentingnya untuk memilih dan memilah informasi sehingga dalam acara ini kita semua akan mendapatkan pencerahan untuk menyaring informasi sebelum membagi ke kelompok masyarakat atau temab-teman," timpalnya.

Hadir selaku narasumber pada kegiatan ini yakni, Kasubdit Teknologi Informasi BNPT, Kombes (Pol) Zamri S.Kom, Kabid Media Massa, Yusrizal SH, Mantan Ketua Dewan Pers, Yoseph Adi Prasetyo dan turut dihadiri oleh Wakapolres Bangka, para pejabat OPD Pemkab Bangka, unsur Forkopimda Bangka, dan tamu undangan lainnya. (ADV/DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook